Beranda Edukasi Pendidikan KKL Pascasarjana IIM Surakarta Masuk MAN 2 Ponorogo, Mahasiswa Bongkar Praktik Pendidikan...

KKL Pascasarjana IIM Surakarta Masuk MAN 2 Ponorogo, Mahasiswa Bongkar Praktik Pendidikan dari Dekat

Kuliah sekolah
Mahasiswa Pascasarjana Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum (IIM) Surakarta turun langsung ke MAN 2 Ponorogo untuk melihat praktik pendidikan dari dekat melalui Kuliah Kerja Lapangan (KKL), Selasa (29/9/2026). Istimewa

PONOROGO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Belajar di ruang kuliah tidak selalu cukup untuk memahami bagaimana sebuah lembaga pendidikan berjalan. Mahasiswa Pascasarjana Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum (IIM) Surakarta turun langsung ke MAN 2 Ponorogo untuk melihat praktik pendidikan dari dekat melalui Kuliah Kerja Lapangan (KKL), Selasa (29/9/2026).

Rombongan mahasiswa bersama dosen pendamping diterima Kepala MAN 2 Ponorogo Agung Drajatmono M.Pd. beserta jajaran guru dan keluarga besar madrasah.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran lapangan mahasiswa Pascasarjana IIM Surakarta. Mereka tidak hanya melakukan observasi, tetapi juga berdialog mengenai pengelolaan lembaga pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, inovasi pembelajaran, hingga tantangan pendidikan di tengah perubahan yang berlangsung cepat.

Kepala MAN 2 Ponorogo Agung Drajatmono M.Pd. menyambut kedatangan rombongan Pascasarjana IIM Surakarta. Ia berharap kunjungan akademik tersebut menghasilkan pertukaran pengalaman yang dapat dikembangkan lebih jauh.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada Direktur, para dosen, dan mahasiswa Pascasarjana IIM Surakarta di MAN 2 Ponorogo. Kami merasa terhormat dapat menerima kunjungan dalam rangka Kuliah Kerja Lapangan ini. Semoga kegiatan ini dapat menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan praktik baik dalam pengembangan pendidikan.”

Menurutnya, KKL tidak harus berhenti sebagai kegiatan kunjungan. Hubungan akademik yang telah terbangun diharapkan dapat dilanjutkan dalam bentuk kerja sama antara MAN 2 Ponorogo dan Pascasarjana IIM Surakarta.

Baca Juga :  Sempat Terkendala Biaya, Tiga Anak Mitra Grab Raih Gelar Sarjana Melalui Program GrabScholar

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapat kesempatan menghubungkan teori yang dipelajari selama perkuliahan dengan kondisi pendidikan di lapangan.

Sejumlah topik menjadi bahan dialog akademik, di antaranya:

✓ Pengelolaan dan tata kelola lembaga pendidikan.

✓ Pengembangan sumber daya manusia.

✓ Inovasi dalam pembelajaran.

✓ Tantangan penyelenggaraan pendidikan di era perubahan.

✓ Praktik pendidikan yang dapat menjadi bahan refleksi bagi mahasiswa.

Interaksi langsung dengan pengelola dan praktisi pendidikan membuat mahasiswa memiliki ruang untuk menggali pengalaman yang tidak selalu diperoleh dari pembelajaran di kelas.

Direktur Pascasarjana IIM Surakarta Dr. H. Muh. Ja’far Nashir S.Ag., M.Ag. menyampaikan apresiasi kepada MAN 2 Ponorogo yang telah menerima rombongan dalam kegiatan tersebut.

“Atas nama Pascasarjana IIM Surakarta, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala MAN 2 Ponorogo beserta seluruh keluarga besar MAN 2 Ponorogo atas sambutan dan kesempatan yang diberikan kepada kami. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di lapangan.”

Ja’far Nashir berharap hubungan kedua lembaga tidak berhenti setelah kegiatan KKL selesai.

Baca Juga :  Wisuda 73 Lulusan, Politeknik Akbara Perkuat Komitmen Cetak SDM Kompeten dan Berkarakter

“Kami berharap silaturahmi dan kegiatan akademik ini dapat terus berlanjut serta berkembang dalam berbagai bentuk kerja sama yang memberikan manfaat bagi kedua institusi, khususnya dalam pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.”

Bagi mahasiswa Pascasarjana IIM Surakarta, KKL di MAN 2 Ponorogo menjadi kesempatan untuk melihat langsung bagaimana teori pendidikan diterapkan dalam pengelolaan lembaga.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antara rombongan Pascasarjana IIM Surakarta dan keluarga besar MAN 2 Ponorogo.

KKL tersebut sekaligus mempertemukan dua lingkungan pendidikan dengan kepentingan yang berbeda tetapi saling berkaitan: perguruan tinggi sebagai ruang pengembangan keilmuan dan madrasah sebagai tempat praktik pendidikan secara langsung. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.