Beranda Daerah Solo Viralkan Pelanggan Diklaim Tak Bayar Tagihan Rp530 Ribu, Resto di Solo Dilaporkan...

Viralkan Pelanggan Diklaim Tak Bayar Tagihan Rp530 Ribu, Resto di Solo Dilaporkan ke Polisi

Kuasa hukum HN, Asri Purwati mengadukan restoran di Solo ke Polresta Surakarta. Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Viral di media sosial, sebuah restoran di Kota Solo mengunggah konten pelanggan yang diklaim belum membayar tagihan dine in senilai Rp530.200. Pelanggan tersebut adalah wanita berinisial HN (20).

Ibu HN, WN (53), tak terima anaknya dipermalukan dan melaporkan manajemen restoran ke Polresta Solo atas dugaan pelanggaran UU ITE dan pencemaran nama baik. Kuasa Hukum HN, Asri Purwati, mengatakan kejadian bermula awal Oktober 2026 saat HN dan ibunya makan dengan 2 menu dan 2 minum di restoran tersebut. WN pulang lebih dulu karena ada keperluan, sementara HN masih menunggu temannya di restoran. Keduanya saling mengira tagihan sudah dibayar satu sama lain.

Baca Juga :  Peredaran Rokok Ilegal Merambah Desa, Bea Cukai Solo Ungkap Modus Baru Peredaran Rokok Ilegal, Pengiriman Via Jasa Ekspedisi

“HN sempat menunggu temannya di mobil di area parkir sekitar 30 menit sebelum pergi. Di CCTV terlihat kasir tidak menegur kalau tagihan belum dibayar,” beber Asri, Selasa (13/10/2026).

Pihaknya menyayangkan restoran langsung memviralkan HN di Instagram tanpa tabayun terlebih dahulu. Dampaknya, kliennya malu keluar rumah setelah konten beredar.

Sementara Supervisor Grandma’s Signature, Andreas Adi Wijaya, mengklaim pihaknya sudah mengingatkan bahwa tagihan belum terbayar, baik di kasir maupun saat WN di mobil. Karena tidak punya nomor telepon pelanggan dan tidak ada respons setelah unggahan pertama yang diblur, pihaknya mengunggah konten kedua tanpa sensor pada Rabu (7/10/2026).

“Setelah unggahan tanpa penyamaran itu, pelanggan menghubungi dan membayar sekitar satu jam kemudian. Konten sudah kami hapus dan kami unggah klarifikasi bahwa tagihan sudah dibayar,” jelas Andreas. Prihatsari

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.