Beranda Daerah Karanganyar Perum Jasa Tirta Ungkap Pemicu Sungai Bengawan Solo Sering Meluap. Ini Salah...

Perum Jasa Tirta Ungkap Pemicu Sungai Bengawan Solo Sering Meluap. Ini Salah Satu Penyebabnya..

75
BAGIKAN
Ilustrasi banjir bandang

KARANGANYAR– Perum Jasa Tirta meminta Pemkab dan masyarakat untuk menggalakkan program penghijauan.  Pasalnya,  salah satu fungsi penghijauan dinilai bisa menekan potensi ancaman bencana banjir yang selama ini menghantui Sungai Bengawan Solo termasuk salah satu pemicunua dari wilayah Karanganyar.

Kepala Sub Divisi Jasa Tirta Asa 3/2 Perum Jasa Tirta 1 Surakarta, Syuhairus Syam menambahkan dua atau tiga tahun lalu meluapnya sungai Bengawan Solo berasal dari Sungai Samin. Sedangkan Sungai Samin hulu berada di Tawangmangu, Ngargoyoso dan Matesih.

Dengan penghijauan melalui penanaman bibit akan bisa menangkal musibah banjir. Selain itu penghijauan juga diharapkan dapat membantu peningkatan kesejahteraan para warga.

“Ke depan, dengan penghijauan ini diharapkan sungai Bengawan Solo tidak meluap. Ini Bentuknya sinergi, sehingga diharapkan juga dapat membantu peningkatan ekonomi masyarakat,” imbuhnya.

Hal itu terungkap saat digelar kegiatan pemberian bantuan mitigasi bencana dari Perum Jasa Tirta 1 Kepada Pemkab Karanganyar di pendopo rumah dinas, Selasa (30/1/2018).

Dalam kesempatan itu, Jasa Tirta 1 memberikan bantuan berupa penghijauan, sarana prasarana MCK, sarana prasarana air bersih, alat Early Warning System (Alat pengendalian banjir) dan sarana prasarana pendidikan. Rinciannya penghijauan di desa Koripan Kecamatan Matesih dan Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso.

Kemudian MCK di Karangpandan dan sarana prasarana sumur dalam dan instalasi air besih di Jumantono. Selanjutnya pemasangan EWS di Kebakramat, Jaten dan Tasikmadu. Untuk sarana pendidikan yakni berupa alat biopori di SMA Karangpandan.

Baca Juga :  Nasib Wabup Rohadi Widodo Tunggu Surat Kemendagri 

“Atas nama Pemkab Karanganyar saya mengucapkan terima kasih. Saya berpesan kepada penerima bantuan ini kepeceryaaan. Jika kepercayaan itu tidak dipergunakan dengan baik maka Jasa Tirta tidak akan mau lagi,” ujar Bupati Karanganyar,  Juliyatmono.

Menurut orang nomor satu di Karanganyar tersebut, bantuan itu adalah awal yang baik. Pihaknya berharap dikelola secara baik pula. Suatu saat, bupati akan mendatangi lokasi bantuan dan meninjau sejauh mana membawa kemajuan.

“Saya akan ajak Jasa Tirta untuk ke lokasi dan lebih fokus untuk menghitung kandungan air pada resapan pohon. Kita rawat gunung lawu supaya generasi mendatang tidak rebutan energi air,” imbuhnya. Wardoyo