JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Yuli Gandeng Robert PDIP, Akankah PKS-PAN-Gerindra Bangun Koalisi Baru?

Ilustrasi Pilkada
Ilustrasi Pilkada

KARANGANYAR–  Bergabungnya dua partai terbesar di Karanganyar,  PDIP dan Golkar yang mengusung Juliyatmono-Robert Kristanto ke Pilkada Karanganyar,  membuat sejumlah partai yang sejak awal merapat ke Golkar,  mulai berfikir langkah baru. Dua partai yakni PKS dan PAN,  mulai memutar haluan untuk menghidupkan peluang membentuk poros baru di Pilkada 27 Juni mendatang.

Ketua DPD PKS Karanganyar, Joko Tri Susilo, saat dihubungi wartawan,  mengaku masih terus melakukan komunikasi dengan PAN dan Gerindra.

“Kita terus berupaya dan jalan itu masih ada. Kita juga masih terus melakukan komunikasi dengan PAN dan Gerindra,” terangnya, Senin (08/01/2018).

Baca Juga :  “Nyidam” Punya Sound System Berkelas Ala New Palapa, Agus Mujiono Nekad Nyolong 4 Speaker Mahal Milik Imam Arifin

PKS memang sudah ditinggalkan Golkar di detik-detik akhir dan terpaksa melupakan impian mengusung kembali kader mereka,  Rohadi Widodo yang saat ini mendampingi Juliyatmono di posisi Wabup. Padahal duet YURO itu sudah digadang-gadang bakal membentuk YURO jilid 2 serta diprediksi bakal mulus tanpa saingan.

Senada,  Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Karanganyar, yang sebelumnya juga sempat menyatakan dukungan untuk pasangan YURO (Juliyatmono-Rohadi Widodo), juga kembali memutuskan untuk melakukan konsolidasi ulang menyikapi manuver Golkar dan PDIP di detik akhir.

Ketua DPD PAN Karanganyar, Muhammad Yunus, Senin (08/01/2018) mengatakan, komitmen untuk tetap kembali menduetkan pasangan YURO, sudah tidak mungkin lagi.

Baca Juga :  Bank Daerah Karanganyar Dapat Penghargaan Kategori Exellent dari Majalah Info Bank. Peringkat Ketiga se-Soloraya

Pasalnya, Golkar dan PDIP telah mengeluarkan rekomendasi untuk mengusung Juliyatmono-Rober Christanto  calon bupati dan wakil bupati dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan digelar pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang.Karena sudah tidak mungkin lagi, menurut Yunus, PAN akan menentukan langkah baru.

“Selama ini yang kita fokuskan pasangan YURO, makanya kiya agak terkejut. Untuk itu, segera kita menentukan langkah baru. Saat ini sedang kita konsultasikan ke DPP PAN di Jakarta,” kata Yunus, Senin (08/01/2018).

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini