JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Geger Mayat Telanjang Dicor di Kamar Mandi. Ternyata Korbannya Gadis Cantik, Begini Kronologis Pembunuhannya..

Foto insert korban dan kondisi ketika ditemukan tewas dicor. Foto Kolase/Wardoyo
Foto insert korban dan kondisi ketika ditemukan tewas dicor. Foto Kolase/Wardoyo

KENDAL–  Warga Kendal Jawa Tengah digemparkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang dicor beton dan dipendam dalam bak sebuah rumah di Puguh Kecamatan Boja Kabupaten Kendal, Jumat (23/2/2018). Mayat gadis cantik itu kemudian terungkap sebagai korban pembunuhan yang dihabisi dengan cara sadis.

Informasi dari Polda Jateng, menyebutkan pengungkapan kasus ini bermula dari tersangka yang sebelumnya tertangkap oleh Polres Kendal Polda Jateng dalam kasus  tindak pidana pencurian dengan kekerasan beberapa waktu yang lalu.  Setelah dilakukan pengembangan kasus ternyata tersangka sebelumnya telah melakukan pembunuhan terhadap seorang wanita.

Kabid Humas Polda Jateng,  Kombespol Agus Triatmaja membenarkan kejadian itu. Sementara  Kapolres Kendal AKBP Adiwijaya  melalui Kasat Reskrim AKP Aris Munandar menjelaskan kasus ini bermula dari pelaku DP (28 th) warga Desa Kaligading Kecamatan Boja yang menjemput korban Fitria Anggraeni (25) ke rumahnya di Desa Tanggul Langit Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal. Kemudian korban diajak kerumah pelaku, di rumah itulah terjadi cek cok antara pelaku dengan korban.

Baca Juga :  Hantu Noni Belanda Gentayangan di Lantai 2 Gedung Kuning, Semarang

“Korban di jerat menggunakan kain di bagian leher hingga korban meninggal dunia. Setelah mengetahui kalau korban sudah meninggal lalu dimasukkan ke dalam bak mandi yang selanjutnya ditutup pasir dan cor beton untuk menghilangkan jejak”, terang Kasat Reskrim.

Menindaklanjuti pengakuan pelaku, Kasat Reskrim menambahkan petugas kemudian mendatangi TKP dan membongkar  sebuah bak mandi yang ditutup oleh beton dan benar didalamnya terdapat sesosok mayat perempuan dengan kondisi telanjang.

Baca Juga :  Dijebak Lewat Aplikasi Perjodohan, Seorang Gadis asal Banyumas Diajak Ketemuan, Jalan-Jalan ke Swalayan dan Dibawa ke Hotel. Lalu Ini Yang Kemudian Terjadi!

Sementara itu Sudarso orangtua korban menuturkan anaknya Fitria waktu itu tanggal 16 Februari 2018 dijemput oleh seorang laki–laki yang tidak dikenalnya. Namun sejak saat itu sampai dengan Jumat 23 Februari 2018 anaknya belum juga kembali ke rumah.

“Saya mendapatkan informasi bahwa adanya penemuan mayat di dalam sebuah rumah, kemudian diketahui bahwa mayat yang ditemukan tersebut adalah anak saya. Langsung saya melapor ke Polres Kendal agar kasus ini bisa diusut tuntas”, tuturnya.

Kasus itu menjadi sorotan publik lantaran pembunuhan yang dilakukan tersangka terbilang sangat sadis. Saat ini tersangka sudah diamankan di Polres Kendal untuk proses hukum lebih lanjut. Wardoyo/A.S.Alim