JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Bener-Bener Kakap, Begini Cara Berlapis Bandar Kempros Sembunyikan Ribuan Butir Pil Koplonya

Bandar pil koplo kelas kakap, Prisyanto alias Kempros (27) yang sudah lama diburu, akhirnya berhasil dilumpuhkan dengan BB 9.930 butir pil koplo berlogo Mega Selasa (27/3/2018). Foto Kolase/Wardoyo
Bandar pil koplo kelas kakap, Prisyanto alias Kempros (27) yang sudah lama diburu, akhirnya berhasil dilumpuhkan dengan BB 9.930 butir pil koplo berlogo Mega Selasa (27/3/2018). Foto Kolase/Wardoyo

SRAGEN- Tak salah jika nama Prisyanto alias Kempros (27) masuk dalam daftar bandar besar alias kakap dalam jaringan peredaran pil koplo dan oabat terlarang di Sragen. Pasalnya tak hanya temuan barang bukti yang berjumlah cukup besar, pola pengamanan dan penyimpanan yang dilakukan bandar asal Dukuh Plempeng RT 31/15, Mojorejo, Karangmalang, Sragen, itu ternyata juga sangat rapi.

Bahkan saat dilakukan penggeledahan di rumahnya Selasa (27/3/2018) dinihari, petugas sempat kesulitan mengendus di mana brankas yang digunakan menyimpan barang bukti. Namun, petugas akhirnya berhasil menemukan lokasi penyimpanan 9.930 butir pil koplo jenis baru berlogo 5 Mega yang disembunyikan dengan sangat rapat dan berlapis.

“Jadi saat dilakukan penggeledahan di badan, tim tak menemukan barang bukti. Namun kemudian kita lakukan penggeledahan. Ternyata ribuan butir pil terlarang itu disimpan di dalam plastik hitam yang disimpan di lokasi sangat rapat dan berlapis-lapis,” papar Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman, Selasa (27/3/2018).

Baca Juga :  Geger Buku Modul SMP di Sragen Disusupi Soal Diduga Berbau Ajaran Komunisme, Aliansi Masyarakat Sragen Anti Komunis Demo di Depan Kantor Pemkab. Tuntut Guru Pembuat Soal Diusut Tuntas!

Untuk menyembunyikan dari endusan aparat, tersangka yang dikenali dengan tanda tato di tubuhnya itu ternyata menyembunyikan tas berisi ribuan butir pil itu ke dalam sebuah kardus. Tak cukup sampai di situ, kardus masih disimpan lagi di atas sebuah rak kayu.

Rak kayu itu pun ditempatkan di sebuah kamar khusus di dalam rumah tersangka. Berlapisnya penyimpanan pil haram itu seolah memperkuat predikat bahwa Kempros memang bukan bandar biasa.

“Dari pengakuan tersangka, selama ini pil koplo itu diedarkan ke jaringan pengedar yang rata-rata memang berusia muda baik dari kalangan pelajar maupun pemuda. Inilah yang sangat membahayakan karena sasarannya memang dijual ke pelajar dan remaja, sehingga itulah mengapa kami Polres Sragen memang memberi atensi khusus untuk mengendusnya dan menangkapnya,” terang Kapolres.

Baca Juga :  Tak Remehkan Kotak Kosong, Tim Pemenangan Yuni-Suroto Targetkan Kemenangan 80 % Suara di Pilkada Sragen. Ketua Tim Akan Gerakkan Semua Jaringan

Selain mengamankan ribuan pil koplo, tim juga mengamankan barang bukti tas punggung warna hitam dan karton kemasan kipas angin, satu unit HP Samsung, satu unit HP merek Asus dan 148 plastik klip kosong yang hendak digunakan untuk mengemas ulang pil-pil untuk dijual.

“Seluruh barang bukti dan tersangka sudah diamankan di Mapolres untuk kepentingan penyidikan sekaligus mengembangkan jaringan besar di atasnya lagi. Mudah-mudahan bisa tertangkap,” pungkas Kapolres. Wardoyo