JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Diperingatkan Tak Berenang di Parangtritis Tapi Tetap Ngeyel, Ini Akibat yang Diterima Pelajar Asal Surabaya

Penyelamatan oleh tim SAR/Tribunnews

BANTUL – Seorang pelajar atas nama Awang Jagat Akbar (14) asal Kendung Rejo, Benowo, Surabaya dilaporkan terseret ombak Pantai Parangtritis.

Beruntung, nyawa korban tertolong setelah berhasil diselamatkan petugas SAR Parangtritis. Informasi yang didapat dari Komandan SAR Bantul, Arif Nugraha, korban diketahui datang bersama rombongan sekolah di Pantai Parangtritis, Bantul pada Rabu (14/3/2018) pagi sekitar pukul 06.30 WIB.

Setibanya di pantai, korban langsung bermain air bersama rekan-rekannya.

Baca Juga :  Kebakaran Toko Roti di Yogya Tewaskan 1 Orang Karyawan

“Oleh gurunya korban sempat diberi peringatan agar menepi. Peringatan ini direspon korban dan semua murid lalu mereka menepi dan bermain bola. Setelah bermain bola ini satu siswa yaitu korban malah kembali bermain di pantai dan terseret ombak laut sampai tengah,” kata Arief.

Posisi korban sendiri menurut Arif sempat berada di sekitar palung. Beruntung, mendapati laporan guru, para petugas SAR yang berjaga di lokasi langsung memberikan pertolongan.

Baca Juga :  Satu PKL Malioboro Meninggal Covid-19, 3 Lainnya Diketahui Tertular

Kondisi korban dilaporan selamat meskipun sempat mendapat penanganan tim medis.

Arif mewakili tim SAR sendiri tak henti-hentinya menghimbau wisatawan agar tidak berenang di laut karena ombak besar kerap datang dan menjadikan terseret ke tengah.

 

“Sudah banyak yang jadi korban, jadi kami selalu himbau wisatawan untuk ekstra hati-hati saat bermain di laut,” katanya.

www.tribunnews.com