JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Ingin Nikah Gratis? Simak ini Dulu

Prosesi Ijab Qobul yang unik dalam NIkah Bareng Dok Fortais Sewon Bantul
Prosesi Ijab Qobul yang unik dalam NIkah Bareng
Dok Fortais Sewon Bantul

JOGJA – Ada sesuatu yang berbeda di Halte Bus Trans Jogja, di Jalan Malioboro, Yogyakarta, Selasa(27/3/2018). Empat pasang calon pengantin mengenakan gaun-gaun panjang beraneka warna melenggak-lenggok berjalan mengitari halte yang pagi itu sibuk oleh lalu-lalang penumpang bus yang turun atau naik.

Halte bus itu menjadi panggung alias catwalk para pengantin yang aksinya membuat para warga yang sedang berada di Malioboro terperangah.

Para pengantin itu merupakan pasangan yang akan melangsungkan nikah bareng. Acara ini digelar Lembaga Forum Ta’aruf Indonesia (Fortais), Yogyakarta, pada 14 Mei 2018.

“Ini launching-nya, dengan fashion show di halte sekaligus membuka pendaftaran bagi warga yang mau ikut nikah bareng gratis, pada 1 Mei 2018,” kata Ketua Fortais Ryan Budi Santoso.

Baca Juga :  Seminggu Ini, Aktivitas Kegempaan Merapi Melonjak

Di sela aksi fashion show para pengantin itu, enam orang penari dari Sanggar Narasinga Ikatan Pelajar Riau turut memeriahkan dengan penampilan tari berjudul Mak Inang Pulau Kampai.

Ryan menuturkan, acara pernikahan bareng gratis membawa misi untuk membantu para pasangan yang selama ini kesulitan mengurus pernikahan. Sehingga dalam program ini semua biaya dasar pernikahan dibantu diuruskan dan gratis dengan fasilitas penuh ditanggung Fortais.

Di antaranya, biaya nikah, mahar, cincin kawin, rias, busana pengantin nusantara atau modern, bingkisan, hingga bulan madu. Pernikahan akan dilangsungkan di Kantor Urusan Agama Danurejan dan Kompleks Masjid Lempuyangan Kota Yogyakarta.

“Untuk mahar nanti sama, berupa bendera merah putih dan pembacaan Pancasila,” ujar Ryan. Acara nikah bareng ini juga akan dibarengi dengan deklarasi gerakan Anti-hoax untuk Keluarga.

Baca Juga :  Di Tengah Pandemi Covid-19, UMY Mulai dengan Kuliah Tatap Muka

Pendaftaran nikah bareng ini dibuka hingga 1 Mei 2018. Acara pernikahan bareng pada 14 Mei nanti, juga dilakukan di Malioboro secara terbuka seperti saat fashion show ini.

Ryan menuturkan acara nikah bareng yang digelar lembaganya ini sudah memasuki tahun ketujuh dan sudah berhasil menikahkan total 7.500 pasangan dari masyarakat kurang mampu.

Seorang peserta nikah bareng asal Solo, Mutiara Prasasti, 27 tahun, menuturkan berminat mendaftar acara ini karena tergolong unik. “Grogi juga dilihatin orang-orang di jalanan ramai, tapi senang banget bisa menikah dan dapat jodoh akhirnya,” tuturnya.

www.tempo.co