JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Jokowi Jamin Biaya Pengobatan Habibie di Jerman

BJ Habibie/Tribunnews

JAKARTA – Pemerintah memastikan akan memberikan bantuan dan pelayanan terbaik bagi Presiden ke-3 RI, BJ Habibie selama menjalani perawatan di Munchen, Jerman. Presiden Joko Widodo pun terus memantau perkembangan terkini seputar kondisi kesehatan BJ Habibie.

Sebagaimana diketahui, Habibie didiagnosis mengalami kebocoran pada klep jantungnya. Berdasarkan keterangan Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, sekira pukul 15.30 WIB, Presiden Jokowi berkomunikasi langsung dan berbincang sejenak dengan Habibie.

Habibie menceritakan kepada Presiden Joko Widodo mengenai kondisinya saat ini. Melalui pembicaraan tersebut, Presiden menyanggupi permintaan Habibie yang menginginkan adanya tim dokter kepresidenan dan Paspampres untuk hadir di Jerman saat dilakukan tindakan medis.

Baca Juga :  Kemenparekraf Siapkan Anggaran Rp 100 Miliar untuk Isolasi 14.000 Pasien Covid-19 di Hotel

“Saya sudah berangkatkan (dalam proses) dari Indonesia untuk mendampingi,” kata Presiden dalam sambungan telepon tersebut.

Untuk mendampingi Habibie selama dilakukan tindakan medis, Presiden Joko Widodo sudah mengutus Prof Dr Lukman Hakim SpPD-KKV, SpJP, Kger, seorang spesialis jantung dan pembuluh darah dari tim dokter kepresidenan untuk berangkat ke Jerman.

Termasuk anggota Paspampres juga diberangkatkan. Melalui Menteri Luar Negeri, Presiden juga telah menginstruksikan kepada Duta Besar Republik Indonesia di Jerman untuk terus memantau kondisi terkini dari Habibie dan melaporkan langsung kepadanya.

Selain itu, dirinya memerintahkan Menteri Sekretaris Negara untuk memastikan bahwa pemerintah mampu memberikan pelayanan terbaik dan menanggung seluruh biaya perawatan Presiden RI ke-3 itu.

Baca Juga :  Emak-emak Penggunting Bendera Merah Putih Resmi Ditetapkan sebagai Tersangka, Terancam Hukuman Penjara 5 Tahun atau Denda Rp500 Juta

Hal tersebut sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden serta Bekas Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

“Presiden telah memerintahkan untuk memantau dan memberikan pelayanan terbaik kepada Habibie,” ucap Pratikno kepada Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Minggu (4/3/2018).

Presiden sendiri berharap agar BJ Habibie dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala. Melalui sambungan telepon sore ini, ia bersama dengan seluruh rakyat Indonesia mendoakan kesembuhan BJ Habibie.

“Kita semua di Indonesia, seluruh rakyat Indonesia, mendoakan Bapak. Semoga segera sehat kembali, bisa beraktivitas dan kembali ke Indonesia,” ucapnya.

www.tribunnews.com