Beranda Umum Nasional DPR Minta Kasus yang Menyeret Eks Jampidsus Diusut Tuntas Meski Sudah Mundur

DPR Minta Kasus yang Menyeret Eks Jampidsus Diusut Tuntas Meski Sudah Mundur

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman | Wikipedia

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Mundurnya Febrie Adriansyah dari jabatan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) memunculkan sorotan baru terhadap kelanjutan sejumlah perkara besar yang tengah bergulir.

Di tengah derasnya perhatian publik, DPR mengingatkan agar pergantian pejabat tidak dijadikan alasan untuk memperlambat, apalagi menghentikan, proses penegakan hukum.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan pengunduran diri Febrie tidak boleh memengaruhi proses penyidikan berbagai perkara dugaan korupsi yang saat ini sedang ditangani aparat penegak hukum.

“Pengunduran diri ini tidak boleh mengendurkan atau menghentikan langkah penegakan hukum yang sedang berjalan,” kata Habiburokhman dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/7/2026).

Menurutnya, Komisi III DPR akan mengoptimalkan fungsi pengawasan agar seluruh proses hukum tetap berjalan transparan dan tuntas. Bahkan, komisi yang membidangi urusan hukum tersebut berencana membentuk tim pengawas sebagai bentuk komitmen mengawal penanganan perkara.

“Kami di Komisi III akan terus memastikan fungsi pengawasan berjalan optimal,” ujarnya.

Habiburokhman juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas antarlembaga penegak hukum. Ia meminta Kepolisian, Kejaksaan Agung, dan Tentara Nasional Indonesia tetap bersinergi dalam menjalankan agenda pemberantasan korupsi yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut politikus Partai Gerindra itu, dugaan tindak pidana korupsi yang kini diusut tidak boleh dipandang sebagai persoalan institusi, melainkan sebagai dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh individu.

Baca Juga :  Keberangkatan Muzani ke Iran Jadi Sorotan, Ahli Nilai Prabowo Keliru Pahami Relasi Lembaga Negara

“Oleh karena itu, sama sekali tidak boleh ada konfrontasi atau konflik ego sektoral antar institusi,” ucapnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung mengumumkan Febrie Adriansyah resmi mengundurkan diri dari jabatan Jampidsus. Informasi tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Anang Supriatna pada Sabtu (11/7/2026) dini hari.

Pengunduran diri itu terjadi setelah nama Febrie dikaitkan dengan penyelidikan sejumlah dugaan korupsi, yakni perkara PT Asabri, PT Krakatau Steel, serta dugaan korupsi pasokan batu bara yang disebut menyebabkan pemadaman listrik di Sumatera. Ketiga perkara tersebut kini tengah ditangani Kepolisian.

Febrie sebelumnya telah membantah seluruh tuduhan tersebut dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Sementara itu, Anang memastikan perubahan di jajaran pimpinan tidak akan mengganggu jalannya penanganan perkara di Korps Adhyaksa.

“Kejaksaan memastikan seluruh tugas dan fungsi serta penanganan perkara di lingkungan Jaksa Agung Tindak Pidana Khusus dapat berjalan dengan normal,” kata Anang.

Dalam penyelidikan perkara yang menyeret nama Febrie, kepolisian diketahui telah menggeledah sedikitnya 13 lokasi. Salah satunya adalah rumah Febrie di kawasan Sentul, Bogor. Dari lokasi tersebut, penyidik dikabarkan menemukan emas batangan seberat 74 kilogram serta uang tunai sekitar Rp476 miliar yang disimpan di dalam brankas tersembunyi di balik panel dinding kayu.

Baca Juga :  Sudah Setor Rp 218 M untuk 97 Titik, Investor MBG Ini Bertekad Gugat BGN  Karena Tak Ada Realisasi  

Penggeledahan juga dilakukan di Cafe de’Clan Signature, Cilandak Tengah, Jakarta Selatan. Tempat tersebut pernah menjadi lokasi peristiwa penguntitan terhadap Febrie yang diduga dilakukan anggota Densus 88 pada Mei 2024. Dari kafe itu, penyidik kembali menemukan uang sekitar Rp60 miliar yang disimpan dalam sebuah brankas kecil di balik brankas berukuran besar di lantai dua bangunan. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

 

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.