JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Videonya Sempat Viral, Siswa MTS Maarif NU Ini Malah Ditolak Banyak Sekolah

Foto adegan dalam video saat siswa menantang duel gurunya. Foto/Tribunnews
Foto adegan dalam video saat siswa menantang duel gurunya. Foto/Tribunnews

PURBALINGGA–  TG,  siswa MTS NU Maarif NU 10 Krenceng,  Purbalingga yang sempat membuat heboh dengan memaki-maki dan menantang duel gurunya,  kini menyesal.  Pasalnya,  ia kesulitan mendapat sekolah baru ketika mendaftar.

Meskipun orangtuanya sudah melamar ke beberapa sekolah, sampai  saat ini, belum ada yang menerimanya. Oleh karena itu, pihak keluarga TG meminta dinas terkait untuk bisa memfasilitasi agar anaknya bisa kembali sekolah.

“Sudah mendaftarkan di beberapa sekolah,tapi pihak sekolah menolak, dengan alasan sekolah takut menerima anak saya, karena sudah viral di media sosial. Padahal, anak saya tidak mau sampai berhenti sekolah,” kata ayah TG, Prayogi, saat menemui wartawan belum lama ini.

Yogi menyampaikan dirinya sudah menghubungi Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Purbalingga. Maksudnya untuk minta bantuan mendapatkan sekolah yang baru untuk anaknya. Dia berharap anaknya bisa bersekolah tidak jauh dari rumahnya di Kecamatan Kejobong. Hal itu agar keluarga bisa lebih mudah mengawasinya.

“Rencananya, pada Senin (5/3) nanti diagendakan pertemuan antara kami, sebagai orangtua TG dengan bagian pendidikan Kemenag Purbalingga,” katanya.

Baca Juga :  Emak-emak Penggunting Bendera Merah Putih Resmi Ditetapkan sebagai Tersangka, Terancam Hukuman Penjara 5 Tahun atau Denda Rp500 Juta

Disampaikan, sebagai orangtua, Yogi menyayangkan oknum guru yang mengunggah video yang terjadi di sekolah ke media sosial (medsos). Cuplikan video itu hanya sepenggal cerita yang tidak lengkap mengenai kenapa anaknya bisa sampai menantang gurunya berkelahi. Namun dampaknya sangat merugikan dia dan anaknya.

“Anak saya bercerita pada saya tentang perbuatan guru yang bersangkutan, perbuatan itu yang menjadi salah satu alasan anak saya marah pada guru tersebut. Bukan semata-mata hanya seperti yang ada di video. Tetapi, untuk saat ini, saya hanya berharap anak saya bisa melanjutkan sekolah, mengenai perbuatan guru itu, saya maafkan,” ujarnya.

Seperti pernah diberitakan sebelumnya, sebuah video seorang siswa berpakaian biru putih, yang nampak memaki-maki bahkan melepas pakaian menantang duel gurunya membuat geger masyarakat Purbalingga.

Video tersebut beredar dan menjadi viral di medsos facebook. Dikabarkan, dalam video tersebut, si murid merupakan siswa MTs Ma’arif NU 10 Krenceng, Kejobong Purbalingga.

Saat dikonfirmasi, pihak sekolah membenarkan tentang hal tersebut. Siswa dalam video adalah TG. Saat itu, TG (14) yang merupakan warga Lamuk, Kejobong itu memang memaki dan menantang berkelahi seorang guru. Meskipun saat itu guru tidak meladeni, namun TG mengatakan akan mengadang sepulang sekolah.

Baca Juga :  KPK Tengarai ada Beberapa Persoalan Pengelolan Aset di GBK

“Benar, saat itu TG dan empat temannya sedang dilakukan pembinaan, oleh guru BK, karena pada hari itu mereka bolos sekolah, kemudian ada seorang guru lewat, mungkin karena melihat atau gimana, TG langsung menantang,” kata Waka Kesiswaan MTs Ma’arif NU 10, Tarwan.

Diceritakan, pagi itu, pihak sekolah diberi laporan oleh masyarakat, bahwa ada siswa yang sedang nongkrong di warung pada jam sekolah. Selanjutnya ditindaklanjuti oleh pihak di sebuah rumah. Benar adanya, siswa tersebut merupakan siswa MTs NU Ma’arif. Sehingga langsung diajak ke sekolah.

“Nah mereka (siswa, red) kan membawa sepeda motor, oleh guru, motor tersebut diangkut mobil, sedangkan siswa disuruh berjalan ke sekolah. Sesampainya di sekolah mereka di berikan pembinaan, nah itu video yang beredar saat dilakukan pembinaan,” ujarnya.

www.teras.id