JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Pingin Nyapres, Gatot Nurmantyo Harus Punya Uang Rp 7 Trilyun

Jenderal Purn Gatot Nurmantyo. Foto/Tempo.co
Jenderal Purn Gatot Nurmantyo. Foto/Tempo.co

JAKARTA – Pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta Ubedilah Badrun melihat peluang mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dinilai tipis untuk menjadi calon presiden. Finansial adalah faktor yang dianggap menjadi pengganjal yang menentukan peluang maju dan tidaknya Gatot.

Gatot masih bisa dipertimbangkan jika memiliki kekuatan finansial yang besar.

“Sebab untuk pilpres membutuhkan dana yang besar sekitar Rp 3-7 triliun. Itu tidak semua elite politik punya,” kata Ubedilah saat dihubungi, Jumat (27/4/2018).

Menurut dia, secara elektabilitas dan sosiologis Gatot memang mempunyai peluang untuk menjadi capres. Namun, kata dia, sayangnya Gatot Nurmantyo tidak mempunyai kendaraan partai untuk mengantarnya menjadi capres pada Pemilu 2019.

Baca Juga :  Putra Sulung dan Menantu Presiden Jokowi Maju Pilkada Serentak 2020, Ini Perbandingan Harta Kekayaan Gibran dan Bobby, Tajir Siapa?

“Itu menjadi PR (pekerjaan rumah) terbesarnya. Jika tidak bisa menarik parpol Gatot hanya akan menjadi wacana saja,” ujarnya. Nanti akan ada permainan di ujung,” terangnya.

Ubedilah melihat masing-masing partai memupunyai jagoannya sendiri-sendiri untuk diusung, yang membuat Gatot Nurmantyo sulit masuk. Partai Demokrat, kata dia , punya sosok Agus Harimurti Yudhoyono, PKB ada ketua umumnya Muhaimin Iskandar, begitu juga PAN memiliki Zulkifli Hasan.

Nah, situasi tersebut yang menyulitkan Gatot untuk mendapatkan tiket capres. Menurut dia, jika Gatot Nurmantyo ingin mendapatkan tiket capres pasti ada syaratnya. Salah satu syaratnya adalah dia mesti mempunyai kekuatan finansial yang besar.

Baca Juga :  Sri Mulyani: Pembiayaan Utang Melonjak, APBN Kita Berat

Sebelumnya Kivlan Zen pernah mengungkapkan bahwa Gatot Nurmantyo punya logistik yang besar untuk maju menjadi calon presiden.

Menanggapi itu Gatot Nurmantyo mengatakan itu adalah doa. “Alhamdulillah. Itu saya punya keyakinan kalau seperti itu adalah doa. Insya Allah nanti saya punya uang seperti itu,” kata Gatot menanggapi pernyataan Kivlan Zen saat mengunjungi kantor Tempo, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

www.tempo.co