loading...
Dewan Penasehat Lindu Aji Sragen, Faturrahman saat meletakkan batu pertama pembangunan Sasana MMA Lindu Aji pertama di Desa Glagah, Tangen, Selasa (1/5/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Baru 4 bulan dirintis, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lindu Aji Sragen sudah membuat gebrakan. Organisasi sosial dan keolahragaan itu langsung merealisasi pembangunan sasana boxing dan MMA pertamanya di Tangen,  Selasa (1/5/2018).

Sasana perdana milik Lindu Aji itu dibangun di Dukuh Glagah,  RT 32, Desa Glagah. Prosesi peletakan batu pertama dihadiri Ketua DPC Lindu Aji Sragen, Didik,  Dewan Penasehat Lindu Aji, Faturrahman, jajaran pengurus DPC hingga Pimpinan Kecamatan (PK) serta Muspika Tangen.

Peletakan batu pertama itu juga dihadiri tokoh masyarakat Tangen dan Desa Glagah,  serta beberapa anggota beladiri Pagar Nusa,  PSHT,  IKSPI wilayah Tangen yang sudah bergabung.

Dewan Penasehat Lindu Aji Sragen,  Faturrahman mengungkapkan pendirian sasana di Tangen itu dirintis dengan dana saweran dari pengurus Lindu Aji Sragen. Menurutnya, Sasana itu mencatatkan sejarah sebagai sasana Lindu Aji pertama di Sragen yang dibangun hanya saking besarnya tekad dan semangat untuk membangkitkan olahraga beladiri utamanya MMA di tengah keterbatasan yang dihadapi.

“Dengan semangat di tengah keterbatasan dan hutan tebu ini, kami yakin nanti bisa muncul atlet-atlet MMA yang hebat dari tengah sasana yang kita bangun di alas (hutan)  ini,” papar Ketua Fraksi PKB DPRD Sragen itu saat memberikan sambutan.

Baca Juga :  Skandal Pungli Ratusan Juta di Seleksi Perdes Desa Trobayan Kalijambe Sragen. Pemeriksaan Kelar, Polres Isyaratkan Pasti Masuk! 

Ia menguraikan dengan sudah dirintis sasana,  diharapkan nantinya bisa segera dimanfaatkan untuk sarana latihan atlet-atlet beladiri MMA yang ingin bergabung dengan Sasana Lindu Aji di Tangen. Nantinya jika muncul atlet hebat akan langsung difaftarkan di Lindu Aji pusat agar bisa tampil di ajang nasional,  termasuk tampil di event MMA skala besar di salah satu stasiun televisi.

Loading...

Fatur juga menyampaikan Sasana di Tangen itu akan menjadi rintisan awal. Nantinya akan segera menyusul dibangun di beberapa kecamatan di Sragen seperti Sambirejo,  Sumberlawang,  Gemolong dan kecamatan lainnya.

“Mohon doa dan dukungannya semoga bisa berjalan lancar dan memberikan manfaat utamanya bagi pengembangan olahraga beladiri MMA di Tangen maupun Sragen pada umumnya,” tukasnya.

Di bagian akhir,  Fatur menekankan sekalipun dibangun sasana,  ia berharap anggota Lindu untuk tetap berkiprah di semua kegiatan sosial di wilayahnya. Sebab ruh pendirian organisasi Lindu Aji memang lebih berorientasi membantu kegiatan sosial dan keolahragaan khususnya beladiri.

Baca Juga :  Gara-gara Tak Dapat Bantuan Pemerintah, Ada Masyarakat di Sragen Tolak Ikut Kerja Bakti. Kapolres Akan Bentuk Satgas Pengamanan Bansos 

“Jadi kalau Pak Kapolsek atau Danramil atau Bu Camat punya kegiatan sosial atau kerjabakti yang memerlukan bantuan tenaga,  jangan sungkan undanglah Lindu Aji. Insyaallah semua sudah siap untuk membantu kerjabakti, keamanan dan kegiatan sosial apapun, ” pungkasnya.

Salam Lindu Aji dikompakkan saat peletakan batu pertama pembangunan Sasana MMA Lindu Aji pertama di Tangen, Selasa (1/5/2018). Foto/Wardoyo

Pembangunan Sasana Lindu Aji di Tangen itu langsung mendapat respon positif dari berbagai jajaran. Kades Glagah,  Triyono sangat mendukung pembangunan sasana itu. Ia berharap dengan dibangunnnya sasana itu bisa membawa nama baik Tangen dan Kabupaten Sragen lewat atlet beladiri MMA yang dilahirkan.

“Mudah-mudahan dengan adanya sasana ini,  juga bisa menyatukan anggota berbagai perguruan silat yang ada di Tangen agar guyub rukun dan bisa berprestasi mengharumkan nama Tangen dan Sragen, ” ujarnya.

Ketua DPC Lindu Aji Sragen,  Didik menyampaikan setelah berdirinya sasana itu, ia berharap atlet-atlet beladiri dan bibit- bibit yang ingin berlatih bisa segera merapat. Menurutnya kehadiran Sasana itu memang dipersiapkan agar Tangen lebih maju dan rukun dari segala lini beladiri dan lebih kompak.

Baca Juga :  Diguyur Hujan, Proyek Talud di Blangu Gesi Juga Ambrol 20 Meter. Kualitas Rekanan dan Kinerja DPU-PR Jadi Sorotan 

“Semoga nanti lahir atlet-atlet MMA yang bisa membawa nama Tangen dan Sragen pada umumnynya ke ranah internasional,” tuturnya.

Perwakilan Camat serta Wadanramil Tangen,  Joko S yang turut hadir juga mengapresiasi pembangunan Sasana Lindu Aji di Tangen tersebut. Mereka berhatap hal itu bisa membawa efek positif memajukan Tangen lewat olahraga MMA,  menyatukan elemen beladiri dengan tetap menjaga kerukunan serta persatuan NKRI. Wardoyo


Loading...