Beranda Umum Nasional Kapolri: Penyerang Mapolda Riau Jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD)

Kapolri: Penyerang Mapolda Riau Jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD)

67
BAGIKAN

PEKANBARU – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan penyerang Mapolda Riau masih satu jaringan dengan narapidana teroris di Mako Brimob maupun teror bom di Surabaya. Rentetan serangan yang terjadi disebut dilakukan oleh jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

“Saya berani menunjuk hidung, semua yang melaksanakan kegiatan ini adalah Jamaah Anshorut Daulah,” kata Tito Karnavian, di Mapolda Riau, Pekanbaru, Kamis, 17 Mei 2018.

Namun Tito belum menyebutkan secara rinci jaringan pelaku di Riau lantaran masih dalam pemeriksaan. “Delapan orang ditangkap berdasarkan pengembangan penyelidikan penyerangan Polda Riau.” Delapan orang terduga teroris itu ditangkap di Dumai.

Sebelumnya, Markas Polda Riau diserang sekelompok teroris Rabu pagi, 16 Mei 2018. Mobil minibus yang dikendarai teroris menerobos masuk ke Mapolda Riau lalu berusaha menyerang petugas dengan menggunakan pedang panjang. Dalam kerusuhan itu, empat teroris berhasil ditembak mati, satu polisi gugur akibat ditabrak mobil polisi. Sedangkan dua polisi lainnya luka-luka akibat sabetan pedang teroris. Para teroris juga menabrak dua wartawan dari TVOne dan MNCTV hingga terluka.

Baca Juga :  Jelang Lebaran,Sumenep Dilanda Gempa. 6 Luka, 77 Rumah Rusak

Tito menaikkan pangkat dua polisi yang menembak mati teroris yang menyerang Markas Polda Riau. Kenaikan pangkat juga diberikan kepada dua anggota Polda Riau yang terluka dan seorang polisi yang meninggal dalam penyerangan itu.

“Saya memberikan penghargaan bagi anggota, baik yang jadi korban maupun yang melumpuhkan teroris,” kata Kapolri. Kapolri memberikan penghargaan kepada Kombes Rudy karena keberaniannya menembak mati tiga terduga teroris yang menyerang Polda Riau.

www.tempo.co