JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Orbawati Gandrung Ketoprak Sejak Usia 5 Tahun

Dok Pribadi

Penampilan di atas panggung  bak boneka berby. Tampil sebagai noni Belanda mendampingi kolonel Van Koel. Cantik dan anggun, tanpa canggung, mampu mengimbangi seniman profesional Ketoprak  Seniman Muda Surakarta (KSMS).

Siapa sangka dalam keseharian, Tuti Orbawati yang saat ini berusia 50 tahun dan berprofesi sebagai Kasi Pengembangan Industri Pariwisata Solo sangat mahir bermain ketoprak.

Baca Juga :  Korea Selatan Akan Bangun Pusat Studi Korea di Kampus UMS

” Saya  jatuh cinta kethoprak sejak usia 5 tahun. Orang tua, khususnya  Ibu selalu mengajak saya menonton ketoprak serta mengajari tari. Namun saya juga hoby  melukis,” ungkap mantan lurah  Baluwarti dan Kepatihan Wetan ini.

Baca Juga :  Pakai Beskap dan Kebaya, Kaesang-Erina Ziarah di Astana Oetara Makam Mangkunegara VI, Terkait Penggunaan Pura untuk Ngunduh Mantu?

Karena dorongan darah seni yang telah mendarah daging ini, maka walau sebagai PNS, ia  selalu mencuri waktu agar bisa naik panggung. Baginya bisa ikut main ketoprak sangat membahagiakan dan menyenangkan.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com