JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

KIPP Sebut Ucapan Prabowo Bisa Cederai Demokrasi dan Pendidikan Pemilu! 

 

JAKARTA- Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Kaka Suminta menilai anjuran Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto agar warga menerima suap bahan makanan atau uang menjelang pemilihan kepala daerah, harus ditarik.  Sebab anjuran itu dinilai bisa mencederai demokrasi dan pendidikan Pemilu untuk masyarakat.

“Bagaimana pun, politik uang masih menjadi ancaman yang nyata bagi Pemilu kita,” kata Kaka saat dihubungi, Sabtu (23/6/2018).

Menurut Kaka, dengan alasan apa pun itu pernyataan Prabowo itu tidak bisa dibenarkan.

“Kalau masyarat diajak untuk menerima (uang, sama juga kita membenarkan adanya politik uang,” ujarnya.

Baca Juga :  Mengaku Punya Ilmu Menghilang, Pria Ini Tetap Ketahuan saat Coba Mempraktikkan Ilmunya untuk Mencuri. Baru Belajar Sebulan, Belum Lunasi Biaya Kursus

Sebelumnya, Prabowo dalam sebuah video yang diunggah di akun Facebook resmi miliknya, pada Kamis, 21 Juni lalu menyarankan warga agar menerima jika ada yang menyuap dengan memberikan sembilan bahan pokok atau uang menjelang pemilihan kepala daerah. Menurut dia, sembako atau uang suap itu pada dasarnya adalah hak rakyat.

Mantan Komandan Pasukan Khusus itu yakin duit yang digunakan untuk menyuap adalah uang haram yang diambil dari hak masyarakat Indonesia. “Tidak mungkin uang itu uang halal, tidak mungkin, mustahil. Itu pasti berasal dari uang bangsa Indonesia. Karena itu saya anjurkan kalau rakyat dibagi sembako, diberi uang terima saja karena itu hak rakyat,” kata Prabowo.

Baca Juga :  Bawaslu: 40 Balon Kepala Daerah Positif Covid-19, Tapi Nekat ke KPU

Namun, meski menganjurkan untuk menerima pemberian itu, Prabowo meminta agar masyarakat tidak terpengaruh dalam memilih kandidat. “Pada saat menentukan pilihan, di depan tempat pemilihan, gunakan hati nuranimu, pilih sesuai hati dan pikiran.”

Kaka menilai pernyataan Ketua Umum Gerindra itu tidak pada tempatnya. Sebagai tokoh nasional Prabowo seharusnya mengatakan sebagai tokoh nasional Prabowomemberikan pernyataan yang mencerdaskan masyarakat, khsusnya pernyataan yang meningkatkan pendidikan Pemilu.memberikan pernyataan yang mencerdaskan masyarakat, khsusnya pernyataan yang meningkatkan pendidikan Pemilu.

www.tempo.co