JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Sudirman Said Rela Gadaikan Rumahnya untuk Biayai Saksi Pilgub

Tim pemenangan Paslon Sudirman Said-Ida Fauziyah saat bertemu dengan Rhoma Irama dan Haji Lulung yang menyatakan siap terjun bantu kampanye di Pilgub Jateng, beberapa waktu lalu. Foto/Istimewa
Sudirman said (tengah) dan Tim pemenangannya saat bertemu dengan Rhoma Irama dan Haji Lulung yang menyatakan siap terjun bantu kampanye di Pilgub Jateng, beberapa waktu lalu. Foto/Istimewa

SEMARANG-Pelaksanaan Pilkada yang berbiaya tinggi memang bukan ispan jempol. Dalam Pilgub Jateng, untuk membiayai saksi-saksi saja, seorang calon membutuhkan miliaran rupiah. Karena itulah para calon gubernur harus berjibaku menyiapkan dana besar tersebut.

Maka Calon Gubernur Jawa Tengah nomor urut 2, Sudirman Said, rela menggadaikan rumah pribadinya di Jakarta. Ia mengaku rumah tersebut digadaikan untuk membiayai saksi dalam pemilihan gubernur Jawa Tengah.

“Keluarga sudah sepakat kalau ini memang resiko mengikuti perhelatan politik,” kata Sudirman di PRPP Semarang, Sabtu (23/6/2018).

Sudirman mengatakan uang dari hasil menggadaikan rumah tersebut digunakan untuk pelatihan saksi dan konsumsi. Selama proses Pilgub, pelatihan tersebut sudah dilaksanakan pihaknya.

Baca Juga :  52 Santri Positif Covid-19, Ponpes Nurul Hidayah Langsung Dilockdown. Tiga Jalan Masuk Diportal, Kapolres Terjun Beri Bantuan

Mantan Menteri ESDM itu membantah tak diberi bantuan. Menurut dia, pihak yang mendukungnya sudah memberikan biaya politik secara maksimal.

“Ya ini cara terakhir untuk melakukannya. Rumah saya kan satu, di Jakarta itu. Kita ingin uang yang dipakai uang yang jelas dan bersumber dari kita sendiri,” kata Sudirman.

Mengenai berapa nominalnya dan digadaikan ke siapa, Sudirman enggan menyebutkannya. Ia hanya mengatakan jika satu saksi dijatah Rp 100.000, maka akan menghabiskan uang hingga Rp 7 miliar.

Jumlah saksi disesuaikan dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Jateng yakni 63.974 TPS. “Nanti kalau ada rejeki bisa ditebus lagi. Ini bagian dari tanggung jawab dan upaya terakhir yang harus dilaksanakan,” ujarnya.

Baca Juga :  Tenaga Medis di Blora Berduka, Kepala Puskesmas Cepu Meninggal Akibat Terinfeksi Covid-19

Kabar Sudirman menggadaikan rumahnya mengemuka saat Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subiyanto bertemu kadernya di Semarang. Dalam kampanye hari terakhir, Prabowo mengemukakan Sudirman sampai menggadaikan rumah untuk biaya kampanye. Prabowo ingin menjelaskan bahwa dana yang dipakai Sudirman Said adalah dana yang jelas dan bukan hasil korupsi.

“Sudirman Said sampai menggadaikan rumahnya untuk memberikan makan para saksi kita. Untung ada penyandang dana, yaitu rakyat Indonesia,” ucap Prabowo.

Pasangan Pilgub Sudirman, Ida Fauziyah mengatakan, ia tak sampai menggadaikan rumah seperti Sudirman. Ida mengaku biaya saksi dan lainnya patungan dengan pendukung, termasuk patungan dengan Sudirman.

www.teras.id