loading...
Loading...
Ilustrasi/Tribunnews

SUBANG – Suasana lebaran tahun 2018 ini kembali diwarnai dengan penangkapan terduga teroris. Penangkapan itu dilakukan di wilayah Subang, Jawa Barat. Bahkan penangkapan tersebut diwarnai dengan suara ledakan.

Saat penangkapan terduga teroris di sisi flyover Pamanukan, Jalan Raya Pamanukan, Kecamatan Pamanukan, Subang, warga mendengar suara ledakan seperti bom. Hal tersebut dikatakan oleh seorang warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya.

“Setelah ada suara tembakan, ada dua kali ledakan cukup keras seperti bom, mungkin bom yang dijinakan,” kata seorang warga kepada Tribun Jabar, Jumat (22/6/2018).

Baca Juga :  Syukuran Kemenangan Prabowo-Sandi Dipindah ke Kediaman Prabowo Usai Salat Jumat

Ia  menjelaskan bahwa kejadian penangkapan dan penembakan terduga teroris itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Warga tersebut mengaku sempat melihat sosok pelaku yang sudah terkapar bersimbah darah di depan kios jualannya.

Pada saat penangkapan, dirinya menjelaskan bahwa ada belasan polisi berseragam lengkap dengan senjata Laras panjang di lokasi kejadian. Diketahui, terduga teroris berinisial M ini berprofesi sebagai tukang sol sepatu dan jaket kulit.

Baca Juga :  Ini Puisi-Puisi Tentang RA Kartini, Pas untuk Peringati Hari Kartini 2019

Pelaku asal Garut ini ditembak mati karena melawan petugas kepolisian yang akan mengamankannya. Saat dikonfirmasi terpisah, Kapolda Jabar, Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, pelaku tengah membawa tas berisi bom.

“Saat dilacak isi ranselnya berisi bom yang sudah ada switch-nya,” kata dia di Grand Ball Room Sudirman, Jalan Sudirman.

Terduga teroris yang mengontrak rumah di Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan itu diduga terlibat jaringan JAD Haur Geulis Indramayu.

Baca Juga :  Sehari Jelang Coblosan, Jokowi dan Prabowo Unggah Foto di Masjid

www.tribunnews.com

Loading...