loading...
Loading...
Suasana sidang putusan kasus money politik Pilkada Karanganyar di Pengadilan Negeri setenpat Senin (30/7/2018). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR- Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Karanganyar, menjatuhkan vonis 3 tahun penjara atai 36 bulan penjara kepada dua terdakwa, Sugeng dan Sarwo, dugaan kasus politik uang dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Karanganyar tahun 2018.

Vonis majelis hakim ini, lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum, yang menuntut kedua terdakwa dengan tuntutan masing-masing 42 bulan penjara, serta denda Rp 200 juta subsider dua bulan kurungan.

Baca Juga :  Belanja Capai Rp 2,45 Trilyun, APBD Perubahan 2019 Karanganyar Ditetapkan Defisit Rp 301 Miliar 

Dalam amar putusannya, Sugeng dan Sarwo, terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar  Pasal 187 A UU No. 10/2016 tentang Pilkada.

“Kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 187 A UU No 10 tahun 2016 tentang Pilkada dan menjatuhkan putusan selama tiga puluh enam bulan penjara serta denda dua ratus juta rupiah, subsider dua bulan kurungan,” kata ketua majelis hakim Sri Haryanto, Senin (30/07/2018).

Baca Juga :  Ratusan Buruh Kontrak Mendadak Dirumahkan Sepihak, Kalangan Buruh di Sejumlah Pabrik Tekstil di Karanganyar Dilanda Keresahan. Dinas Bakal Terjun ke Lapangan 

Sementara itu, jalannya sidang mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian Karanganyar. Puluhan anggota terlihat berjaga-jaga, baik di luar maupun di area persidangan. Bahkan, usai sidang, tim jaksa penuntut umum, mendapat pengawalan ketat dari polisi.

Baca Juga :  Bankeu Tahap I Rp 40 Miliar Cair, Desa Sepanjang Tawangmangu dan Jatisawit Tak Dapat. Pemkab Hanya Cairkan ke 160 Desa

Sebagaimana diketahui, kedua terdakwa yang merupakan relawan pasangan calon bupati nomor urut satu Rohadi-Ida.

Keduanya dilaporkan karena membagikan uang sebesar Rp 20.000 kepada warga menjelang pelaksanaan Pilkada karanganyar pada bulan Juni 2018 lalu. Setelah melalui proses klarifikasi dan penyidikan, oleh Kejaksaan Negeri Karanganyar, kasus ini kemudian dilimpahkan ke Pengadilan Negeri untuk disidangkan. Wardoyo

Iklan
Loading...