loading...


Ilustrasi/Tribunnews

JAKARTA –  Ibarat harus menelan ludah sendiri, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terpaksa harus mengembalikan lagi pada pejabat yang dicopotnya beberapa waktu lalu.

Pasalnya, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) telah memberikan teguran dan merekomendasikan agar Gubernur DKI Jakarta mengembalikan sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dicopot. Alasan KASN,  karena kebijakan gubernur tersebut dianggap melanggar prosedur perombakan.

Menangapi rekomendasi itu, mantan pejabat yang dicopot Anies Baswedan bulan lalu, Agustino Darmawan berujar akan ikut aturan. Dia akan menunggu tindak lanjut Anies Baswedan atas rekomendasi KASN.

“Saya ikut perintah saja, pokoknya ikut aturan,” ucap Agustino menjawab pertanyaan wartawan ihwal kemungkinan kembali menjabat, Sabtu (28/7/2018).

Berdasarkan catatan KASN, sejak Juni lalu, Anies Baswedan telah memberhentikan 16 pejabat eselon II. Awal bulan ini, Anies Baswedan melantik lima wali kota dan bupati Kepulauan Seribu beserta pejabat lain yang totalnya mencapai 20 orang.

Baca Juga :  Hadapi Pilpres 2019, Jokowi Akan Gunakan Model Kampanye Pilwalkot Solo

Pada  bulan Juni, Anies Baswedan mencopot Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang Jasa, serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.

Anies Baswedan menyatakan pejabat yang telah diberhentikan ditempatkan sebagai staf di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) DKI. Menurut Anies Baswedan, semua pejabat itu akan ditempatkan di BPSDM, kecuali yang usianya sudah di atas 58. Usia tersebut menurut dia sudah masuk masa pensiun.

Mengenai kegiatannya saat ini, Agustino berujar, dirinya seperti orang yang mati sebelum waktunya. “Kalau disuruh hidup lagi ya saya hidup lagi,” ujar mantan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta itu.

Baca Juga :  Sandi Sempat Minta Dukungan, Tapi Yusril Kesulitan Hubungi Prabowo

Mantan pejabat lain yang dicopot Anies, Bambang Musyawardana juga mengatakan akan menunggu perkembangan tindak lanjut rekomendasi KASN.

“Pak Gubernur mungkin belum baca, saya tidak berkomentar apa-apa dulu,” kata mantan Wali Kota Jakarta Timur itu.

Kemarin, Jumat (27/7/2018), melalui keterangan pers, Ketua KASN Sofian Effendi menyatakan Anies Baswedan bersalah melanggar prosedur dan peraturan perundangan yang berlaku dalam pemberhentian dan pemindahan para pejabat.

Komisi lantas mengeluarkan empat rekomendasi kepada Anies Baswedan untuk ditindaklanjuti. Rekomendasi itu bersifat final dan mengikat. Salah satunya adalah mengembalikan posisi pejabat yang telah dicopot.

Anies Baswedan mengaku heran atas tindakan Sofian Effendi yang merilis hasil penyelidikan dan rekomendasi itu kepada publik. Menurut dia, KASN bukan partai politik atau organisasi masyarakat yang harus mengeluarkan pernyataan kepada publik. KASN dan Pemerintah DKI dinilai cukup bersurat.

Baca Juga :  Setelah Jatuh di Laut, Lion Air Nabrak Tiang Lampu di Bandara Fatmawati Bengkulu

“Ini kesannya seperti ada sesuatu, sehingga harus ada press release, dari ketuanya lagi,” kata Anies Baswedan di Kawasan Cilandak, Sabtu, 28 Juli 2018.

www.tempo.co

Loading...