loading...
Loading...
Triawati

SOLO– Artis Dian Sastrowardoyo mengaku terharu saat menerima kabar bahwa dirinya terpilih menjadi salah satu pelari.pembawa obor Asian Games 2018 di Kota Solo. Untuk itu, Dian melakukan persiapan lebih untuk fisik dan mentalnya.

“Saya benar-benar mempersiapkan fisik saya. Meskipun jarak yang ditempuh tidak begitu jauh, namun itu tidak boleh dianggap enteng. Apalagi lari sambil membawa obor yang beratnya sekitar dua kilogram. Ditengah cuaca yang oanas juga. Kalau tidak ada persiapan matang bisa saya tidak menyelesaikan misi itu. Persiapan saya bagi atlit mungkin tidak seberapa, tapi bagi saya itu sudah lumayan berat,” paparnya dalam acara Meet and Greet di Hotel Alila, Solo, Jateng, Kamis (19/7/2018) malam.

Dian terpilih mewakili Samsung sebagai salah satu brand Asian Games 2018. Menceritakan aksinya saat berada di Kota Solo mengikuti Relay Torch Asian Games 2018, Kamis (19/7/2018) pagi, pemeran Cinta dalam film Ada Apa Dengan Cinta tersebut merasa terharu melihat anak-anak sekolah turut menyaksikan dan menyambut kedatangan pawai Obor Asian Games 2018.

Baca Juga :  Pilwakot Solo 2020, Meski Tidak Mudah, Tiga Nama Bakal Jajal Jalur Independen
Triawati

“Banyak masyarakat yang menunggu di pinggir-pinggir jalan, dan kebanyakan dari mereka adalah anak-anak sekolah dari SD sampai SMA. Terharu sekali, ternyata mereka sanngat antusias menyambut obor Asian Games,” urainya yang membawa obor sepanjang 500 meter di titik ke 17 di kawasan Keprabon.

Sementara itu, gelaran kirab obor Asian Games di Kota Solo mengalami keterlambatan sekitar 90 menit dari jadwal yang sudah disiapkan. Dari jadwal awal kirab obor Asian Games seharusnya memasuki Kota Solo atau tiba di Tugu Makutha pukul 11.00 WIB. Akan tetapi, rombongan pembawa obor baru tiba sekira pukul 12.38 WIB.

Baca Juga :  Rektor UMS bertemu Sekjen Liga Perguruan Tinggi Islam Arab, Jajaki Kerjasama dengan PTM

Sebelum kirab obor tiba sejumlah hiburan ditampilkan untuk para tamu undangan di panggung kehormatan. Salah satunya adalah tarian Lembu Sura. Sajian ini sedikit banyak memberikan hiburan kepada masyarakat yang sudah berjam-jam sabar menunggu kedatangan rombongan kirab obor. Setelah sajian tarian Lembu Sura rampung ternyata rombongan kirab obor belum juga datang.

Baru sekira pukul 12.38 WIB. Ribuan warga yang sebelumnya berteduh karena panas langsung berdiri dan mendekat. Sekejap ribuan warga langsung memadati lokasi penyambutan. Selanjutnya, Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo menerima langsung obor Asian Games. “Saya terima obor ini dan akan dibawa ke Balai Kota,” katanya sembari menerima obor yang belum menyala.

Baca Juga :  Cara Unik Jelang SD Muhammadiyah 1 Ketelan Rayakan Milad ke-84

Kemudian, panitia melakukan penyalaan obor yang dilakukan di atas panggung yang sudah disiapkan. Penyalaan obor dilakukan bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono dan juga Rudy. Panitia mengambil sebuah kotak yang digunakan untuk menyimpan api abadi dari India dan Merapen. Kemudian obor langsung menyala. Sambutan dari warga dan tamu undangan langsung terdengar ketika melihat obor menyala.

Setelah obor menyala, kemudian Kapolda Jateng, Irjen pol Condro Kirono membawanya untuk estafet yang pertama. Sesuai jadwal, obor akan dikirab sampai dengan Bala Kota Solo dan menginap semalam di Pendapi Gedhe. Kemudian keesokan harinya atau Jumat (20/7) pagi sekira pukul 05.00 WIB obor akan dibawa terbang ke Malang selanjutnya menuju ke Blitar. Triawati PP

Loading...