loading...

Sopir truk yang terguling di Plumbon Sambungmacan, Suparlan (41) saat menjalani pemeriksaan Rabu (29/8/2018) malam . Foto/Wardoyo

SRAGEN- Suparlan (41), sopir truk B 9549 WY pengangkut rombongan warga Nglaran, Gabus, Ngrampal yang terguling di Plumbon Sambungmacan Rabu (29/8/2018) malam, langsung diamankan di Mapolres Sragen. Polisi langsung bertindak sigap melakukan tes urine terhadap sopir asal Dukuh Nglaran RT 26, itu.

“Driver truk malam ini juga kita cek urine. Itu untuk memastikan apakah ada kandungan narkoba, atau ada pengaruh obat-obatan maupun miras. Hasilnya besok sudah bisa diketahui,”  papar Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kasatlantas AKP Dani Permana Putra ditemui di sela pemeriksaan sopir di ruangan penyidik Lantas, Rabu (29/8/2018) malam.

Meski ada 49 penumpang truk yang terluka, kondisi sopir justru sehat tanpa ada luka. Seusai kejadian, sopir langsung diamankan di Mapolres guna dilakukan pemeriksaan.

Kasatlantas memastikan dari olah TKP dan keterangan saksi, insiden yang menyebabkan 49 korban luka itu itu murni kecelakaan tunggal. Truk dipastikan tidak dalam keadaan mendahului atau berpapasan dengan kendaraan lain.

Guna memastikan penyebab kecelakaan, tim akan kembali melanjutkan pemeriksaan dan olah TKP Kamis (30/8/2018) dan saksi-saksi.

Pemeriksaan juga akan dilakukan terhadap kondisi kelaikan truk. Mulai dari roda, rem dan lainnya.

Loading...

“Apakah bannya sudah gundul, rem los atau yang lainnya, besok kita akan periksa lagi. Termasuk akan kita perdalam keterangan dari para korban dan barang bukti,” terangnya.

AKP Dani menyampaikan dari data terakhir yang diterimanya, truk mengangkut total 55 penumpang. Sedangkan korban tercatat ada 49 orang luka ringan hingga berat.

Para korban adalah warga Nglaran, Gabus, Ngrampal yang barusaja membesuk tetangganya di RSUD Sragen.

Untuk para korban dirawat menyebar di enam rumah sakit dan klinik.

“Tidak ada bekas pengereman yang kita temukan di lokasi kejadian,” tandasnya. Wardoyo

 

Loading...