JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Gempar, Penemuan Mayat di Luweng Bakalan Pracimantoro. Posisi di Kedalaman 25 Meter, Ditemukan Peneliti Jogjakarta

Proses evakuasi mayat di dalam luweng Bakalan, Desa Pracimantoro, Wonogiri. Foto :Facebook/Kabar Warga Pracimantoro.
Proses evakuasi mayat di dalam luweng Bakalan, Desa Pracimantoro, Wonogiri. Foto :Facebook/Kabar Warga Pracimantoro.

WONOGIRI-Masyarakat Kecamatan Pracimantoro dan sekitarnya digemparkan dengan penemuan sesosok mayat di dalam luweng, Kamis (27/9/2018). Hingga kini proses evakuasi masih berlangsung.

Informasi yang berhasil dihimpun, mayat berjenis kelamin perempuan diperkirakan masih mengenakan helm ditemukan berada di dalam saluran luweng Bakalan, Desa Gambirmanis, Kecamatan Pracimantoro. Posisi mayat diperkirakan berada di kedalaman 25 meter dihitung dari mulut luweng.

Kali pertama mayat ditemukan sekelompok peneliti dari UGM Jogjakarta. Awalnya mereka meneliti luweng untuk mengetahui alur sungai bawah tanah sebagai salah satu solusi mengatasi kekeringan.

Baca Juga :  Kisah Inspiratif Pelda Widodo Babinsa di Tirtomoyo Wonogiri yang Sukses Berbisnis Bebek Petelur, Jadi Bekal Masuki Masa Pensiun, 2 Anaknya Ikuti Jejak Jadi Anggota TNI

“Para peneliti menemukan mayat tadi siang,” ungkap Camat Pracimantoro, Warsito.

Penemuan itu langsung dilaporkan ke pihak berwajib. Segera tim kepolisian dan kecamatan serta SAR datang ke lokasi untuk mengecek dan mengevakuasi mayat tersebut.

“Tapi ini susah medannya, belum bisa diangkat,” tandas dia.

Baca Juga :  Dari Razia Masker di Pasar Purwantoro Wonogiri, ini Hukuman Bagi yang Kedapatan Tidak Memakai Masker Maupun Pemakaian yang Tidak Sesuai Ketentuan

Beruntung ada bantuan personil dari SAR Jogjakarta yang hadir ke lokasi. Mereka bahu membahu berusaha mengangkat mayat dari dalam luweng.

Dia memperkirakan mayat sudah cukup lama berada di dalam luweng. Belum bisa diketahui penyebab perempuan itu sampai masuk ke dalam saluran air bawah tanah itu.

“Sementara ini belum ada warga kami yang merasa kehilangan anggota keluarganya,” ujar dia. Aris Arianto