JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Pemerintah Gelontor Rp 4,9 T untuk Menyuntik BPJS Kesehatan yang Lagi Defisit

Ilustrasi kartu BPJS
ilustrasi/tempo.co

JAKARTA – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan)  mengalami defisit keuangan. Terkait kondisi tersebut, pemerintah akan memberikan bantuan penanganan.

“Presiden memerintahkan kepada Menteri Keuangan (Sri Mulyani Indrawati) untuk mencairkan Rp 4,993 triliun yang sedang kami proses,” kata  Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin (17/9/2018).

Baca Juga :  Lengser dari Jabatan Ketum PPP, Suharso Monoarfa Bakal Ditawari Jabatan Ketua Majelis Pertimbangan Partai

Dana tersebut, kata Mardiasmo, dilakukan pemerintah dengan menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 113 Tahun 2018 tanggal 10 September 2018 tentang tentang tata cara penyediaan, pencairan, dan pertanggungjawaban dana cadangan program JKN.

“PMK-nya sudah keluar dan sekarang sedang kami proses penyusunan dipa pada hari ini dan paling cepat akhir Minggu ini,” kata Mardiasmo.

Baca Juga :  Jokowi Pastikan Tak Ada Penghapusan Listrik 450 VA

Hal tersebut Mardiasmo sampaikan kepada DPR bersama dengan Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moeloek, Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris, dan Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional Sigit Priohutomo.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com