loading...
Loading...
Warga dan Satgas TMMD Reguler 103 Kodim 0725 Sragen tidak mengenal hari libur, terus semangat mengerjakan sasaran proyek fisik maupun non fisik. Foto : istimewa.

SRAGEN-Pelda I Ketut Kariana adalah orang yang paling sibuk baik sebelum dan selama pelaksanaan program TMMD Reguler ke-103 di wilayah Kodim 0725/Sragen.

Bagaimana tidak, Pelda Ketut adalah Babinsa Sukorejo yang terlibat langsung mulai dari perencanaan, persiapan hingga pelaksanaan kegiatan Program TMMD reguler di desa binaannya. Dia harus terjun langsung ke setiap lokasi kegiatan, terutama sasaran pokok pengecoran jalan yang sedang digarap oleh Tim Satgas TMMD Kodim 0725/Sragen.

Baca Juga :  Binter Manunggal di Sragen Targetkan Cor Jalan 485 Meter di Desa Somorodukuh Plupuh. Para Camat Hingga Danramil Dapat Burung Garuda Pancasila  

“Pengecoran jalan sepanjang 1200 meter ini memang butuh tenaga ekstra dan perhatian penuh” ujar Pelda Ketut, Minggu (21/10/2018).

Tidak pandang pagi siang dan malam, Pelda Ketut terjun langsung ke sasaran sasaran fisik dan non fisik.
Dia berharap program ini cepat selesai tepat waktu dan hasilnya dapat segera dinikmati oleh warga binaannya.

Baca Juga :  Binter Manunggal di Sragen Targetkan Cor Jalan 485 Meter di Desa Somorodukuh Plupuh. Para Camat Hingga Danramil Dapat Burung Garuda Pancasila  

“Keberadaan Babinsa memang sangat dibutuhkan oleh tim satgas. Karena memainkan peran monitoring kegiatan dan sebagai penghubung bilamana ada kendala di lapangan seperti kurangnya bahan bahan material,” sebut Lettu Kav Mujiono yg didaulat sebagai Pawas pengecoran jalan.

Baca Juga :  Binter Manunggal di Sragen Targetkan Cor Jalan 485 Meter di Desa Somorodukuh Plupuh. Para Camat Hingga Danramil Dapat Burung Garuda Pancasila  

Memasuki hari keenam ini, Tim Satgas TMMD sudah berhasil mengerjakan pengecoran jalan sekitar 50 persen dari target atau sekitar 600 meter dari total 1200 meter. Aris Arianto

Loading...