loading...
Progres pembangunan embung di Desa Sukorejo, Kecamatan Sambirejo, Sragen, kini mencapai 50 persen, Kamis (25/10/2018). Foto : istimewa.

SRAGEN-Memasuki hari kesepuluh ,TMMD Reguler ke-103 di wilayah Kodim 0725/Sragen, para anggota Satgas dan warga terus melakukan pembangunan fisik, berupa pembuatan embung Waduk di Desa Sukorejo, Kecamatan Sambirejo, Sragen, Kamis (25/10/2018).

Pengerjaan embung dengan volume panjang 50 meter lebar 30 meter serta kedalaman 4 meter. Embung bisa menampung debit sekitar 6000 meter kubik tersebut sudah mulai dikerjakan sejak Pra TMMD 5 September 2018. Pembangunan sudah ditinjau oleh Bupati Sragen dr Yuniar Untung Sukowati, Dandim 0725 Sragen Letkol Kav Luluk Setyanto beserta jajaran Forkopimda dan SKPD terkait.

Memasuki hari kesepuluh, dari target sebulan pengerjaan embung sudah mencapai 49,16 persen. Pengerjaan pembangunan oleh SSK TMMD ke-103 dan setiap harinya melibatkan personel Kodim 0725 dari Koramil jajaran masing-masing seorang dan dibantu oleh warga sekitar dengan didukung satu unit alat berat.

Loading...

“Setiap hari ada satu orang Perwira Kodim 0725 sebagai pengawas dan sampai saat ini kegiatan masih berjalan sesuai jadwal dan arahan,” tegas Dandim.

Dandim mengatakan, embung Waduk Sukorejo dimaksudkan untuk mencegah terjadinya erosi pada tanggul yang dapat menyebabkan bahaya longsor. Hal ini mengingat letak waduk sangat berdekatan dengan jalan dan pemukiman warga, sehingga terjamin rasa aman pada warga sekitar waduk,

Embung di Desa Sukorejo Kecamatan Sambirejo tersebut sebagai salah satu penyedia air untuk kepentingan irigasi.

“Bahkan bila dikemas sedemikian rupa dapat dimanfaatkan untuk tempat rekreasi atau habitat ikan dan hewan lainnya,” tambah Dandim. Aris Arianto

Loading...