loading...


Video: Puspita

SOLO-– Bangunan Pasar Legi sisi utara ludes terbakar, Senin (29/10/2018) sore ketika musibah kebakaran melanda pasar tradisional terbesar di Solo tersebut. Bahkan api terus menjalar ke sisi bangunan sebelah selatan pasar tersebut. Petugas pemadam kebakaran yang dibantu masyarakat umum terus berupaya keras mencegah agar api tidak merembet ke bangunan sisi selatan dan bangunan yang lain.

Kepanikan berlangsung di pasar tersebut. Api mebumbung tinggi membakar bangunan Pasar Legi. Sedikitnya 200 kios ludes menjadi korban amukan si jago merah. Petugas pemadam kebakaran dan masyarakat masih terus berupaya mengamankan kios yang lainnya dari amukan api. Karena di pasar tersebut terdapat sedikitnya 500 kios milik para pedagang.

Baca Juga :  Kasus Mercy Maut. Iwan Adranacus Jalani Sidang Perdana di PN Solo

Menurut Subagyo, Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta, musibah kebakaran di pasar tradisional terlengkap itu bermula dari konsleting listrik di salah satu kios yang terletak di bagian ujung barat sisi utara. Begitu muncul kobaran api, petugas satuan pengamanan pasar langsung  melakukan penanganan dengan memadamkan api menggunakan APAR.

“Sambil menunggu kedatangan mobil pemadam kebakaran, satpam mengerahkan 30 tabung Apar tapi belum juga padam, sampai kemudian dibantu pemadam kebakaran.  Api tidak mudah dijinakkan mengingat angin yang berhembus kencang dan banyak barang yang mudah terbakar,” ungkap Subagyo di lokasi kejadian, Senin (29/10/2018).

Baca Juga :  Puncak Dies Natalis 35, Uniba Gelar 3 Kegiatan Inti

Kerugian yang diderita, lanjut Subagyo, masih belum bisa ditaksir tapi diperkirakan miliaran rupiah.  Karena banyak dagangan yang tersimpan di dalam kios. “Jumlah kios bisa jadi 200-300 kios yang terbakar. Ini kita terus berusaha keras mencegah tidak merembet ke bangunan yang lain. Juga menjaga dagangan, manusianya, dan lingkungan,” ungkapnya seraya menambahkan, sementara beum ada korban jiwa dalam musibah ini.

Bangunan Pasar Legi yang merupakan pasar tradisional di Kota Solo yang terletak di kawasan Banjarsari terbakar Senin (29/10) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Hal itu membuat panik para pedagang dan masyarakat di lokasi tersebut. Apalagi, pasar ini hidup sepanjang 24 jam.  Satria Utama| Traiawati PP

Loading...