JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

5 Kecamatan di Wonogiri Rawan Amblas. PVMBG Harus Turun Tangan

Tim PVMBG mengecek salah satu lokasi tanah amblas di Wonogiri.
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tim PVMBG mengecek salah satu lokasi tanah amblas di Wonogiri.

WONOGIRI–Sedikitnya lima kecamatan di Wonogiri memiliki kontur tanah amblas di beberapa lokasi. Saat ini tengah dilakukan kajian potensi kerawanannya.

Adalah tim dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Bandung yang melakukan kajian potensi kerawanan bencana di lima kecamatan tersebut. Kajian dan pengecekan dilakukan dalam 2-3 hari mendatang. Pengecekan disertai pemetaan konstur tanah batuan termasuk lokasi lubang luweng.

Lokasi tanah amblas ada di lima kecamatan. Meliputi Eromoko, Pracimantoro, Giritontro, Paranggupito dan Giriwoyo.

Baca Juga :  Update Corona Wonogiri, Tambah 6 Kini Jumlah Kasus Positif COVID-19 Kota Sukses Menjadi 26

Hasil kajian diharapkan bisa menjadi acuan langkah mitigasi bencana. Hal ini mengingat lokasi kegiatan di wilayah potensi rawan patahan batuan yang mengakibatkan batuan berikut tanah di atasnya turun ke bawah atau amblas. Bahkan patahan ada yang berada di bawah lokasi bangunan rumah.

Salah satu anggota tim dari PVMBG Badan Geologi, Bandung Sumaryono mengatakan, tim yang diterjunkan di Wonogiri sebanyak empat personel. Tim melakukan scanning di permukaan tanah dengan alat untuk mengetahui kontur di dalam tanah.

Baca Juga :  Semangat Slur Warga Pracimantoro yang Tengah Mengerjakan Proyek Fisik TMMD di Desa Sumberagung. Jangan Abaikan Protokol Kesehatan Nggih

“Ada beberapa titik yang kita scan, agak lama karena kita harus instal alat dulu,” kata Sumaryono, Senin (12/11/2018).

Menurut dia, dari pemetaan awal, kontur tanah di lokasi yang dipetakan merupakan tanah gamping. Sehingga dalam waktu tertentu akan larut oleh air.

“Ada potensi tanahnya amblas, karena tanah di bawah larut oleh air. Tapi untuk amblasnya harus ada syarat, misalnya hujan deras dan banjir,” jelas dia. Aris Arianto