loading...
Loading...
Tribunnews

JAKARTA –  Dengan alasan kehabisan bekal, lima orang turis asal India ini banting setir jadi pengemis di wilayah Ninukan, Kalimantan Utara.

Kelima orang yang datang dengan visa wisata itu adalah Gurdeep Singh (24), Tarlok Singh (57), Jaswinder Singh (33), Satpol Singh (58) dan Jarnail Singh (59).

Namun aksi kelima turis asal India inipun tercium oleh petugas Imigrasi.Petugas dari Kantor Imigrasi klas II B Nunukan Kalimantan Utara akhirnya menangkan dan mendeportasi kelima turis tersebut ke negaranya.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) kantor Imigrasi Nunukan Bimo Mardi Wibowo mengatakan kelima turis asal India tersebut terbukti melakukan pelanggaran visa wisata sehingga konsekuensinya adalah pengusiran atau deportasi ke negara asal mereka.

Baca Juga :  Serikat Pekerja Pertamina Tolak Ahok Jadi Bos BUMN, Luhut: Menolak Orang Baik Masuk Justru Perlu Dipertanyakan

“Mereka masuk ke Indonesia menggunakan cap bebas visa wisata, berlaku selama 30 hari. Namun kegiatan mereka adalah meminta-minta sumbangan dengan alasan kehabisan uang,” ujar Bimo, Jumat (23/11/2018).

Bimo menambahkan, 5 WNA dari India tersebut dideportasi melalui Negara Bagian Sabah, Malaysia.

Pihak Imigrasi Nunukan sebelumnya telah menyurati Kantor Perwakilan Negara India di Bali.

Kelima wisatawan dari India tersebut juga akan mendapat pencekalan masuk ke Indonesia selama satu tahun ke depan.

Baca Juga :  Nadiem Makarim Dukung Kemenag Rombak 155 Judul Buku Agama

“Mereka telah mempunyai tiket pesawat untuk kembali ke India dengan rute Kota Kinabalu- Kuala Lumpur – New Delhi,” imbuh Bimo.

Sebelum dideportasi, 5 WNA India tersebut telah menjalani penahanan selama enam hari.

Mereka diamankan oleh Imigrasi Nunukan karena sejumlah warga melaporkan adanya turis India yang mengemis dan meramal untuk mendapatkan uang.

Pemulangan mereka juga dipercepat karena Tarlok Singh (57) mengaku mengidap sakit diabetes dan Jarnail Singh (59) mengaku mengidap sakit kanker. #tribunnews

Loading...