loading...
Loading...
Pencarian korban Lion Air. Foto/Tempo.co

JAKARTA- Tim Disaster Victim Identification atau DVI Rumah Sakit Polri R. Said Soekanto hari ini berhasil mengidentifikasi tiga jenazah baru korban pesawat Lion Air JT 610. Sebelumnya, tim DVI telah mengidentifikasi empat jenazah.

“Berdasarkan hasil sidang rekonsiliasi, ada tiga bagian tubuh yang dinyatakan teridentifikasi,” ujar Kepala Bidang DVI Rumah Sakit Polri R Said Soekanto Komisaris Besar Lisda Cancer, Jakarta, Sabtu (3/11/2018).

Tiga jenasah yang teridentifikasi itu masing-masing bernama:

1. Endang Sri Bagusnita, 20 tahun, perempuan, beralamat di Perum Kedaung Mes B, PT Angsa Daya, RT.001/RW.008, Kelurahan Kutajaya, Kecamatan Pasar, Tangerang Banten. Endang teridentifikasi melalui sidik jari jempol tangan kiri dan 13 titik persamaan medis.

Baca Juga :  SOLOPEDULI Kirim 25.000 Liter Air Bersih ke Desa Tulas dan Ringin Putih Karangdowo Klaten

2. Wahyu Susilo, 31 tahun, laki-laki, beralamat di Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Wahyu teridentifikasi melalui sidik jari jempol tangan kanan dan 15 titik persamaan medis.

3. Fauzan Azima, 25 tahun, laki-laki, beralamat di Balai Mansiro, Guguak Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Fauzan teridentifikasi melalui sidik jari jempol tangan kanan dan 12 titik persamaan medis.

Baca Juga :  SOLOPEDULI Kirim 25.000 Liter Air Bersih ke Desa Tulas dan Ringin Putih Karangdowo Klaten

Hingga Sabtu malam ini, tim DVI RS Polri telah menerima 73 kantong jenazah. Tim pun akan mengidentifikasi antemortem dan postmortem. Mereka akan menyandingkan dengan data-data yang telah diberikan keluarga korban.

Pesawat Lion Air JT 610 dengan register PK-LQP jatuh di perairan Karawang pada Senin, 29 Oktober lalu. Pesawat rute Jakarta-Pangkalpinang itu hilang kontak setelah 12 menit lepas landas dari Bandar Udara Soekarno-Hatta pada pukul 06.20. Pesawat tersebut mengangkut 189 penumpang, termasuk awak kabin.

www.tempo.co

Loading...