loading...
Loading...
Dok SMP Islam Al Abidin

SOLO – Kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dewasa ini sudah tidak terbendung. Aktivitas keseharian, terutama di kalangan remaja, nyaris tak lepas dari teknologi digital tersebut.  Para pelajar di bangku TK hingga SMP saat ini adalah generasi digital. Mereka mengenal teknologi digital sejak lahir, sehingga mereka lebih akrab dengan teknologi digital daripada analog.

Selama dua hari, Selasa (6/11/2018) dan Rabu (7/11/2018), OSIS SMP Islam Al Abidin menyelenggarakan Pemilihan Umum Ketua OSIS masa khidmat 2019/2020.

Kepala SMP Islam Al Abidin,  Arif Hidayat dalam rilisnya ke Joglosemarnews menjelaskan, Pemilu yang diikuti 800 lebih warga sekolah itu terbilang menarik, karena menggunakan teknologi digital yang dirancang dan dikembangkan sendiri oleh siswa.

Baca Juga :  Kepala SDIT Nur Hidayah Juarai Best Practice 2019 Tingkat Provinsi Jateng

Dalam menggunakan haknya, pemilih datang ke TPS kemudian mengisi absensi dan mengantri menuju bilik suara. Di masing-masing bilik tersebut terdapat laptop yang digunakan sebagai sarana pemungutan suara. Sebelum menentukan pilihan, siswa harus login sesuai dengan kode kelas dan nama siswa untuk bisa masuk ke layar yang memuat tiga kandidat Ketua OSIS  beserta visi dan misi mereka.

“Setelah pemilih meng-klik vote pada salah satu kandidat, pilihan tersebut akan otomatis tersimpan dan diolah di komputer server yang dioperasikan oleh siswa panitia,” jelasnya.

Setelah semua pemilih menggunakan hak suaranya, komputer server akan menampilkan perolehan suara masing-masing kandidat. Dan kandidat yang berhak menjadi ketua Osis masa khidmat 2019/2020 mendatang adalah kandidat nomor urut 1, Rokhim Trisnadi.  Putra asli Makasar mengungguli dua pesaingnya  Ridho Hadi dan Arkani Fauzan yang masing-masing yang masing-masing berada diurutan kedua dan ketiga.

Baca Juga :  Ratusan Siswa SDM 1 Solo Sumbang Mainan "Othok-othok" Ambruknya SDN Gentong Pasuruan

Dalam menentukan pilihan, pemilih mendapatkan informasi dan referensi tentang kandidat melalui selebaran, spanduk maupun kegiatan sebelumnya, yaitu penyampaian visi dan misi serta debat kandidat yang dilaksanakan sehari sebelum pemungutan suara.

“Kegiatan rutin setiap tahun ini bertujuan melatih kepemimpinanan dan belajar berdemokrasi yang baik. Penggunaan E-voting ini sebagai langkah bijak mengurangi penggunaan kertas dan menarik minat siswa agar menggunakan hak pilih mereka,” lanjutnya.  #suhamdani

 

 

Loading...