loading...
Loading...
Istimewa

SOLO– SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta memperkokoh pendidikan karakter religius siswanya dengan menyelenggarakan baitul arqam kelas 6 di Asrama Haji Donohudan, Boyolali. Kegiatan dimulai sejak Jumat (2/11/2018) pagi dan berakhir Sabtu (3/11/2018).

Wakil Kepala Sekolah Bidang AIK, Ahmad Syaifuddin mengatakan, kegiatan Baitul Arqom diikuti 156 siswa kelas enam dan 65 guru Karyawan.

Kegiatan tersebut, ditujukan untuk mengetahui, sejauh mana para peserta didik di era generasi milenial telah mengaplikasikan pelajaran yang telah diterimanya, dan salah satu jawaban menyiapkan peserta didik memiliki kepekaan, kemampuan, kecakapan, dan semangat juang dan memiliki integritas bertanggung jawab belajar kemandirian serta gembleng semangat.

Baca Juga :  44 Siswa SD di Sukoharjo Ikuti Lomba Mendongeng di Arpusda Sukoharjo

“Kita ukur di kegiatan itu, apakah shalat mereka sudah betul sesuai HPTM (Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah), cara berwudunya, termasuk bacaan-bacaanya, hafalan surat pendek minimal 25 surat, praktik salat jenazah dan manasik haji untuk mewujudkan masyarakat islam yang rahmatan lil ‘alamiin,” urainya.

Lebih lanjut Ahmad mengatakan, selain mengevaluasi pemahaman dan pengamalan agama para siswa, acara itu juga di malam hari dengan muhasabah atau evaluasi diri para siswa, apakah mereka sudah menjadi anak yang baik, sesuai dengan petunjuk agama.

“Muara Kegiatan Baitul Arqam ini untuk mengajak anak-anak memahami seberapa jauh tanggung jawab mereka sebagai seorang muslim, menjadi pelajar Muhammadiyah yang berjiwa Qur’ani, berakhlaqul karimah, berkarakter dan berkemajuan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Protes Tugas Kuliah Harus Tulis Tangan Lewat Akun Whatsapp, Mahasiswi Pertanian UNS Dipanggil Dekanat

Sementar itu, Adhipramana, salah satu peserta di sela-sela kegiatan, mengatakan kegembiraannya mengikuti kegiatan tersebut.

“Ini sangat bermanfaat bagi hidup saya, misalnya praktik salat jenazah, apabila ada keluarga meninggal bisa mendirikan salat dan mendo’akan, semoga ditempatkan di surga. Perasaan mengikuti salat jenazah tidak merasa takut dan mendapat ilmu saat menghafalkan surat-surat pendek,” ujarnya.

Kegiatan pembukaan berjalan sukses, menggembirakan dan dihadiri oleh Kepala Sekolah Sri Sayekti, Nursyiam selaku Pengawas PAI Korwil III, dan Tridjono selaku Ketua Majelis Pendidikan Dasar Muhammadiyah Kota Surakarta. Triawati PP

Loading...