loading...
Loading...
Ilustrasi kecelakaan. Dok/Joglosemarnews.com

SRAGEN- Kecelakaan yang melibatkan pelajar kembali terjadi. Kali ini, gara-gara nyelonong mendadak belok, dua orang siswi digasak dari belakang oleh dua pria berboncengan dengan sepeda motor.

Kecelakaan itu terjadi di jalan Solo-Purwodadi tepatnya di pertigaan Ngandul, Sumberlawang. Data yang dihimpun di Mapolres Sabtu (3/11/2018), kecelakaan melibatkan dua siswi berboncengan dengan motor Suzuki Smash S-4688-WN dengan dua pria berboncengan dengan Yamaha Jupiter MX AD-6997-ATE.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Sumberlawang Sragen, Mobil Ugal-Ugalan Gasak Pemotor Wanita Hingga Tewas Mengenaskan

Kecelakaan terjadi pukul 15.10 WIB. Kecelakaan bermula ketika dua siswi, Rohmawati (14) asal Dukuh Sambirobyong RT 011, Ngargosari, Sumberlawang yang memboncengkan Imrohatun Hamidah (17), melaju dari arah utara.

Di belakang mereka, melaju Narwidi (26) warga Lempung RT 012, Tlogotirto, Sumberlawang yang memboncengkan Agus Salim (54) warga Sumengko RT 10, Kacangan Sumberlawang dengan Yamaha Jupiter MX.

Baca Juga :  Ratusan Warga Padati Lokasi Kecelakaan Truk Terjun ke Jurang di Tangen Sragen. Sopir Tewas Mengenaskan 

Menurut saksi mata, saat di pertigaan Ngandul, siswi itu mendadak belok ke kanan. Karena dadakan, pengendara Jupiter panik dan gagal menghentikan motornya.

Tabrakan pun tak terhindarkan. Jupiter dengan keras menggantam motor kedua siswi itu hingga rusak berat. Beruntung, Rohmawati dan Imrohatun mengalami luka ringan serta langsung dilarikan ke Puskesmas.

Sementara, Narwidi dilarikan ke RS Yakssi Gemolong. Luka cukup parah diderita Agus Salim yang mengalami patah tulang dan terpaksa dirujuk ke RS Karima Utama Kartasura.

Baca Juga :  Disentil Cakupan BPJS Paling Rendah se-Solo Raya, Bupati Sragen: Yo Ben! 

Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman membenarkan kejadian itu. Menurutnya kecelakaan terjadi akibat pelajar di depan membelok mendadak tanpa melihat situasi arus kendaraan lainnya.

“Tapi tidak ada korban jiwa. Hanya luka dan sudah dilarikan ke Puskesmas serta rumah sakit,” paparnya. Wardoyo

Loading...