JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Ternyata Begini Cara Meningkatkan Kesetiakawanan Sosial dan Kepahlawanan di Wonogiri

Sarasehan kesetiakawanan sosial dan kepahlawanan di Wonogiri.
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Sarasehan kesetiakawanan sosial dan kepahlawanan di Wonogiri.

WONOGIRI-Pemkab Wonogiri melalui Dinas Sosial masih menggelar rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan 2018. Kali ini berlokasi di Aula Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa Kelurahan Wonoboyo Kecamatan Wonogiri dilaksanakan kegiatan sarasehan kesetiakawanan sosial dan kepahlawanan dengan tema semangat pahlawan di dadaku, Kamis (15/11/2018).

Kepala Dinas Sosial Wonogiri Suwartono, melalui Kabid Perlindungan dan Jaminan sosial Bagus Sudarsono menerangkan, sejarah perjalanan bangsa dan negara Indonesia menunjukkan bahwa pendirian Negara Kesatuan Republik Indonesia diperlukan perjuangan panjang. NKRI tidak bisa berdiri menjadi negara merdeka, berdaulat dan terhormat seperti saat ini, tanpa perjuangan para pejuang pendiri bangsa dan pahlawan yang rela mengorbankan jiwa, raga, pikiran serta hartanya.

“Sebagai bangsa yang berdaulat dan bercita-cita mewujudkan kemandirian, sudah barang tentu memerlukan komitmen dan kerjasama yang kuat untuk bahu membahu dengan komponen bangsa baik pemerintah maupun masyarakat,” jelas dia.

Baca Juga :  Alhamdulillah Lur, Jumlah Pasien Sembuh dari COVID-19 di Wonogiri Mencapai Hampir 100 Orang. Warga di Klaster Sempon Juga Telah Negatif Gedung PGRI Lantas Tak Lagi Difungsikan Sebagai Pondok Sehat

Perlu disadari bersama, ungkap dia, keutuhan NKRI akhir-akhir ini sering kali terusik oleh berbagai situasi yang dapat mengganggu dan mengancam stabilitas nasional, baik yang datang dari dalam maupun luar negeri sebagai salah satu dampak dari derasnya arus globalisasi. Hal ini dapat dibuktikan dengan maraknya gerakan separatisme, terorisme, peredaran narkoba, expose pornografi, pergeseran tata nilai di masyarakat dan timbulnya berbagai paham yang tidak sejalan dengan kepribadian bangsa. Semua itu menimbulkan makin terkikisnya rasa patriotisme dan nasionalisme di kalangan generasi muda.

Baca Juga :  Jumlah Kasus Sembuh dari COVID-19 di Wonogiri Meroket di Angka 138, Kasus Terkonfirmasi Positif Menjadi 156

“Untuk mengantisipasi bagaimana kemungkinan buruk yang merugikan kehidupan bangsa ke depan, maka harus bercermin dan mengimplementasikan pada semangat nilai sikap dan tindak kesetiakawanan sosial dan kepahlawanan yang dilakukan oleh para pejuang di masa lalu,” ujar dia.

Melestarikan dan membudayakan nilai nilai kesetiakawanan sosial dan kepahlawanan sangatlah strategis dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan negara kesatuan. Lantaran jtu pemerintah pusat pemerintah provinsi Jawa Tengah dan pemerintah jabupaten Wonogiri terus berupaya agar nilai-nilai yang dimiliki pejuang pendahulu tidak luntur dan lenyap ditelan zaman. Nilai-nilai kesetiakawanan sosial dan kepahlawanan yang diwariskan oleh para pendahulu hendaknya selalu ditumbuhkembangkan khususnya di kalangan generasi muda. Aris Arianto