JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Aqua Dwipayana: Senjata Utama Polisi di Era Sekarang adalah Komunikasi

Aqua Dwipayana saat memberikan materi tentang komunikasi di hadapan sekitar 450 personel Polda Sulsel. Foto : dok
Aqua Dwipayana saat memberikan materi tentang komunikasi di hadapan sekitar 450 personel Polda Sulsel. Foto : dok

MAKASAR-Di era teknologi dan informasi saat ini, maka dibutuhkan penguasaan komunikasi yang baik dalam interaksi bermasyarakat. Terutama kepada aparatur negara yang melayani masyarakat.

Komunikasi menjadi faktor yang menentukan dalam mencapai target tugas. Salah satunya bagi personel kepolisian yang sehari-hari harus berhadapan dengan masyarakat. Maka dari itu, komunikasi menjadi senjata utama polisi dalam menghadapi masyarakat.

Demikian diungkapkan pakar komunikasi yang juga motivator nasional, Aqua Dwipayana di depan 450 anggota Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) yang menghadiri sharing Komunikasi dan Motivasi di Hotel Dalton Makassar, Rabu (19/12/2018).

Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono yang membuka acara tersebut menyatakan, selain dibekali dengan keahlian tekenik-teknik penindakan hukum, polis juga harus dibekali teknik dan metode komunikasi yang baik sehingga akan mempermudah pencapain target-target kinerja kepolisian. Karena itulah Polda Sulsel mengundang Aqua Dwipayana, motivator di bidang komunikasi.

Aqua menyatakan, untuk sukses melaksanakan tugas-tugasnya setiap anggota Polri harus berusaha secara serius dan sungguh-sungguh memperbaiki dan meningkatkan kemampuan komunikasinya.

“Komunikasi itu bisa dipelajari. Tidak harus formal kuliah komunikasi di perguruan tinggi. Modal dasarnya adalah hati yang bersih dan selalu berpikir positif pada semua orang. Maka personel Polri pun juga harus mempelajari komunikasi karena menjadi faktor penting dalam melayani dan beriteraksi dengan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Polisi Ungkap Ada Dugaan Tindak Pidana dalam Insiden Kebakaran di Kejakgung, Sebut Asal Api Bukan Akibat Korsleting

Aqua yang selama ini dikenal sebagai motivator nasional mengapresiasi semua aktivitas positif yang dilakukan Kapolda Sulsel. Menururtnya, laki-laki asal Purbalingga, itu memberi warna yang sangat baik di tengah cobaan yang sedang dihadapi Polri terutama dengan kasus besar yang terjadi di Papua dan Jakarta.

Pada acara yang bertemakan “Memperkuat Kemampuan Komunikasi Anggota Polda Sulawesi Selatan untuk Meningkatkan Kinerja Tahun 2019” itu selain menampilkan banyak video yang menarik, Aqua juga menayangkan video prestasi Polda Sulsel selama 2018.

Pada kesempatan itu Aqua menegaskan siap sharing Komunikasi dan Motivasi di 24 Polres termasuk Polrestabes Makassar yang berada di bawah Polda Sulsel. Semuanya dinyatakan sebagai ibadah sebagai wujud kecintaan yang besar pada Polri.

 

Penyerahan kenang-kenangan dari Kapolda Sulsel kepada Aqua Dwipayana.

“Pak Aqua ini adalah pakar Komunikasi yang sengaja saya undang untuk memberikan pencerahan ke kita semua. Jadwal sharing Komunikasi dan Motivasi beliau padat sekali tidak hanya di Indonesia tetapi juga di mancanegara. Untuk itu mari kita manfaatkan kehadiran Pak Aqua secara maksimal dengan belajar komunikasi pada beliau,” kata Umar saat membuka acara.

Baca Juga :  Insiden Penusukan Syekh Ali Jaber: Pelaku Sudah Ditahan, Polisi Belum Tahu Motif Penyerangan

Mantan Kapolda Nusa Tenggara Barat ini kemudian menceritakan berbagai kegiatannya yang terkait dengan masyarakat sehingga banyak videonya yang viral. Menurut Umar itu salah satu upaya untuk menunjukkan eksistensi Polda Sulsel.

“Semua yang saya lakukan selama ini dengan melayani masyarakat di antaranya melayat orang meninggal dan mengangkut keranda jenazahnya bahkan ikut memasukkannya ke liang lahat, memberi uang dan makanan ke orang miskin, serta memperhatikan orang gila adalah sebagai wujud membantu langsung masyarakat yang membutuhkannya. Saya melakukan itu sebagai anggota polisi bukan Umar secara pribadi,” lanjut Umar.

Bapak tiga anak yang sangat rendah hati ini sengaja melakukannya pada orang-orang miskin karena jarang orang memperhatikan mereka. Beda dengan orang kaya yang biasanya mendapat perhatian dari banyak orang.

“Dampaknya luar biasa dan dahsyat terutama untuk peningkatan citra Polda Sulsel. Masyarakat semakin mencintai polisi dan membantu tugas-tugas polisi,” kata Umar.(Syahirul)