JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Hari Antikorupsi Sedunia, Kapolres Sragen Serukan Suap dan Pungli Termasuk Korupsi. Masyarakat Diminta Proaktif!  

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan saat memberi sambutan dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di CFD Alun-alun Sragen Minggu (9/12/2018). Foto/Wardoyo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

IMG 20181210 020407
Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan saat memberi sambutan dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di CFD Alun-alun Sragen Minggu (9/12/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan mengingatkan agar masyarakat proaktif ikut mengawasi adanya tindakan korupsi yang ada di lingkungannya. Ia juga menyerukan bahwa korupsi tak hanya memperkaya diri sendiri, namun perilaku menyuap dan pungli juga sudah termasuk ranah korupsi.

Penegasan itu disampaikan Yimmy saat menghadiri Peringatan Hakordia di Alun-alun Sragen, Minggu (9/12/2018). Dalam sambutannya, Kapolres lulusan terbaik Akpol angkatan 2000 itu menyampaikan  dalam tindak pidana korupsi, baik penerima maupun pemberi sama-sama menjadi tersangka dalam tindak pidana korupsi.

Baca Juga :  Viral Beredar Video Serem Motor Putih Mendadak Jalan dan Parkir Sendiri di Parkiran RSUD Soehadi Prijonegoro Sragen. Ini Kata Dirut RSUD Sragen!

Karenanya ia berharap semua elemen sebisa mungkin menghindari segala bentuk korupsi.

Peringatan yang juga dihadiri Bupati dan Forkompida itu, diisi dengan penandatanganan pakta integritas dukungan masyarakat Sragen Anti Korupsi dan Pencanangan zona Integritas menuju wilayah bebas korupsi.

Menurut Kapolres, Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia digelar bertujuan untuk mengingatkan semua komponen bangsa baik pejabat maupun masyarakat agar tidak melakukan tindak korupsi.

Terlebih, mengacu UU Tindak Pidana Korupsi, bahwa korupsi itu tak hanya untuk memperkaya diri sendiri saja. Akan tetapi termasuk di dalamnya praktik pungutan liar dan suap.

Baca Juga :  Kabar Baik, Sragen Siap Geber Sekolah Tatap Muka Mulai Awal Januari 2021. Kadisdik Sebut Berlaku Mulai PAUD Hingga SD Dulu, Orangtua Sambut Baik Tapi...

“Sekali lagi, kami mengingatkan kepada warga Sragen untuk tidak mendorong adanya korupsi. Karena berdasarkan Undang-undang yang baru, baik itu pemberi ataupun penerima sama-sama menjadi tersangka. Ini bukan hanya tugas dari kepolisan, kejaksaan maupun dari inspektorat saja. Namun diharapkan juga dukungan semua elemen masyarakat,” tegas Kapolres.

Sementara Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati berharap seluruh pemimpin di mulai dari dirinya, sampai ke tingkat paling bawah yakni desa, bebas dari korupsi. Wardoyo