JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Mengenaskan, Petir Menyambar Warsono Hingga Tewas Saat Menggebala Bebeknya

petir. Pexels
petir. Pexels

PEKALONGAN – Kejadian mengenaskan kembali terjadi, seorang warga Desa Kaibahan, Kecamatan Kesesi, Pekalongan, Warsono (65) tewas tersambar petir ketika menggembala bebek di area terbuka sekitar desa, Selasa (25/12/2018).

Perangkat Desa Kaibahan, Sarwo Edi, saat dihubungi Tribunjateng.com via telepon, menuturkan, Warsono tersambar petir sekitar pukul 14.00 Wib.

“Saat Warsono menggembala bebek memang sekitar desa tengah hujan lebat, dan petir menyambar-nyambar dari langit,” jelasnya.

Baca Juga :  52 Santri Positif Covid-19, Ponpes Nurul Hidayah Langsung Dilockdown. Tiga Jalan Masuk Diportal, Kapolres Terjun Beri Bantuan

Ditambahkannya, usai terdengar suara mengglegar Warsono langsung tersungkur ke tanah dan warga yang melihat langsung menolongnya.

“Tapi saat ditolong Warnoso sudah tidak bernyawa, warga langsung membawanya ke rumahnya,” katanya.

Ditahmbahkan Edi, sesampainya di rumah jasad Warsono langsung selimuti menggunakan kain berwarna coklat.

“Keluarganya terlihat syok mengetahui Warsono meninggal, saat jenazah dipindahkan ke kursi panjang pihak keluarga terus menangis,” papar Edi.

Baca Juga :  Niatnya Pamer Jumping, Anggota Klub Motor KLX Malah Bikin Celaka. Sebabkan Kecelakaan, Puluhan Motor Anggota Komunitas Langsung Digaruk Polisi

Data yang dihimpun Polres Pekalongan, dalam kurun waktu satu bulan, dua orang telah menjadi korban ganasnya sambaran petir di Kabupaten Pekalongan.

Kejadian pertama pada Sabtu (1/12/2018) yang menimpa seorang pemuda berusia 19 tahun asal Desa Pantirejo Kecamatan Kesesi yang bernama Untung Slamet.

www.tribunnews.com