loading...
Loading...
tempo.co

SEMARANG – Rumah dinas kepolisian, ternyata baru memenuhi sekitar 14 persen kebutuhan rumah bagi para anggotanya. Selebihnya, masih ada 200.000 anggota polisi yang belum memiliki rumah sendiri.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian saat meresmikan Klinik Kesehatan Pratama Akpol Semarang di Semarang, Minggu (9/12/2018).

Baca Juga :  Pakar Hukum: Menghidupkan GBHN Bisa Munculkan Masalah Baru

“Masih ada sekitar 200.000 anggota yang belum punya rumah sendiri,” kata Tito.

Dari jumlah 200.000 anggota Polri yang belum memiliki rumah itu, menurut Tito, sebagian adalah anggota Polri yang berpangkat tamtama, bintara, hingga perwira pertama.

Baca Juga :  Try Sutrisno Setuju untuk Kembali ke UUD 1945 yang Asli

Melihat kondisi tersebut, Tito menilai sangat sulit jika mengandalkan dinas dalam memenuhi kebutuhan rumah untuk anggota. Karena itu, dia mendorong kerja sama dengan perbankan, termasuk lembaga pembiayaan lain, seperti Asabri.

Baca Juga :  VIRAL, Video Mesum Tiga Pria Lawan Seorang Wanita 'Vina Garut', Menyebar Lewat Whatsapp dan Twitter 

“Skema perumahan dengan DP nol persen, kerja sama dengan perbankan,” katanya.

Menurut Tito, perumahan itu nanti ditujukan bagi anggota baru kepolisian. Pembayarannya sistem potong gaji dengan masa angsuran 30 hingga 35 tahun.

www.tempo.co

 

Iklan
Loading...