JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Tujuh Warga Magelang Dapat Penghargaan dari Polres Magelang Kota Setelah Bantu Polisi Ungkap Kasus Perusakan Makam

Kapolres Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan, memberikan penghargaan atau reward kepada tujuh warga yang membantu pengungkapan kasus perusakan nisan, Rabu (9-1-2019) di Mako Polres Magelang Kota. TribunJogja
Kapolres Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan, memberikan penghargaan atau reward kepada tujuh warga yang membantu pengungkapan kasus perusakan nisan, Rabu (9-1-2019) di Mako Polres Magelang Kota. TribunJogja

MAGELANG – Tujuh warga Magelang mendapat penghargaan atau reward dari Polres Magelang Kota. Mereka mendapat reward lantaran membantu pengungkapan kasus perusakan nisan makam di sejumlah tempat pemakaman umum (TPU) di Kota Magelang.

“Dari 7 orang, ada 6 orang warga yang tahu ciri fisik pelaku, sampai yang mengamankan pelaku dan menghubungi kami (Polisi). Satu lagi anggota Babinkamtibmas Tidar Selatan, ” ujar Kapolres Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan, Rabu (9/1/2019).

Ketujuh warga tersebut yakni Sumarno (49), Saiyanto (50), Andi hermawan (23) dan Dani Kurniawan (26), mereka warga kampung Kiringan.

Baca Juga :  Ditinggal Pergi Penghuninya, Rumah di Pabelan Dibobol Maling, Dua Pelaku Berhasil Dikeler Petugas

Kemudian Wahyu Januar (29) dan Suryadi (33) warga kampung Nambangan. Terakhir Aiptu Slamet Partoyo anggota Babinkamtibmas Tidar Selatan Polsek Magelang Selatan.

Penghargaan diberikan langsung oleh Kapolres Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Darmawan, dalam apel pagi di Mapolres Magelang Kota, Rabu (9/1/2019).

Untuk anggota polisi yang mendapat reward, penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi sekaligus kredit point tersendiri yang akan berpengaruh pada jenjang karir ke depan.

Baca Juga :  Keluar dari Kantor Ekpedisi, Pemuda Arab Langsung Ditangkap Polisi Karena Bawa 2 Paket Isinya Barang Haram Ini!

Kristanto mengatakan, penghargaan ini diberikan sebagai wujud apresiasi kepolisian kepada warga yang telah berperan aktif dalam membantu pengungkapan kasus perusakan nisan makam di Kota Magelang.

Ia pun mendorong masyarakat untuk turut berpartipasi menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

“Masyarakat juga wajib berpartisipasi menjaga kamtibmas, bukan tugas polisi saja tapi setidaknya masyarakat juga jadi polisi diri sendiri,” ungkap Kristanto.

www.tribunnews.com