JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Usai Viral, Ternyata Banyak Pembeli Mie Ayam Rp 2.000 di Gondang Sragen Malah Kecewa dan Balik Kanan. Ada Apa?

Dua orang remaja yang hendak membeli mie ayan Rp 2.000 terpaksa harus balik kanan. Foto/Wardoyo
Dua orang remaja yang hendak membeli mie ayan Rp 2.000 terpaksa harus balik kanan. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Kisah warung Mie Ayam berharga Rp 2.000 yang dikelola Rika Septiana Dewi (25) warga Dukuh Grasak 37, Gondang, Sragen, memang sudah mereguk sukses dan jadi terkenal. Perjuangan Rika merintis Mie Ayam dengan harga super murah membuatnya viral dan kini banyak dikenal masyarakat dan dunia maya.

Tak hanya itu, Rika juga mendapat undangan untuk tampil di acara Hitam Putih yang ditayangkan oleh stasiun TV swasta Trans 7. Sejak warungnya terkenal di dunia maya, pelanggan yang datang pun makin berlipat.

Namun, ternyata dampak terkenal itu juga membuat sejumlah calon pembeli kecewa dan balik kanan saat datang ke warung Rika.

Tapi jangan salah. Mereka kecewa dan balik kanan bukan karena apa-apa. Ternyata mereka kecewa karena kehabisan dan gagal merasakan mie ayam murah milik Rika.

“Duh kehabisan Mas. Jane pingin banget merasakan. Ya sudah, besok lagi ke sini,” ujar Andi, salah satu calon pembeli yang datang pukul 15.00 WIB.

Baca Juga :  Ramai-ramai Pilkada Ditunda, Bupati Sragen Tegaskan Penundaan Tanpa Kepastian Bukan Solusi. Sebut Dampak Kondusivitas, Legalitas Pemerintahan Hingga Potensi Polemik Berkepanjangan Perlu Dipikirkan!

Ia datang bersama dua orang temannya. Semuanya pun akhirnya pulang dengan gigit jari. Tak lama berselang, datang juga dua siswa perempuan yang berboncengan.

Sempat berhenti di depan warung dan bertanya, keduanya pun akhirnya kembali putar haluan setelah mendapat penjelasan dari Rika jika mie ayamnya sudah habis sejak pukul 14.00 WIB.

Selanjutnya, beberapa calon pembeli juga masih berdatangan hingga sore hari. Sampai JOGLOSEMARNEWS.COM singgah pukul 16.30 WIB, tercatat ada sekitar 8 calon pembeli yang harus pulang karena sudah habis.

“Iya, sejak ramai beberapa hari ini, sekarang jualan sudah habis jam 14.00 WIB. Biasanya sih memang sampai sore jam 17.00 WIB. Padahal tadi sudah saya tambah porsinya. Biasanya cuma 70 porsi, tadi saya tambah jadi 200, Alhamdulillah buka jam 11.00 WIB, jam 14.00 WIB sudah habis. Akhirnya banyak yang kecele dan kehabisan. Sesore ini aja sudah mulangkan banyak orang,” kata Rika.

Baca Juga :  Tambah Satu Kakek 80 Tahun Positif dan 3 Meninggal Dunia, Angka Kasus Covid-19 Sragen Melaju di Angka 467. Total Sudah 65 Warga Meninggal Dunia

Rika menuturkan sejak warungnya viral di media sosial sepekan silam, omzetnya memang melonjak tajam. Jika biasanya ia hanya masak satu panci sekitar 70 porsi, kini sudah nambah jadi empat panci atau sekitar 200 porsi.

Itu pun tak sampai sore juga sudah habis diburu pembeli. Padahal di awal-awal usaha, satu panci kadang ditunggu sampai sore belum habis.

Sejumlah calon pembeli harus balik karena kehabisan. Foto/Wardoyo

Meski banyak yang kehabisan, ia mengaku masih takut menambah lagi jualannya.

“Takutnya nanti tiwas ditambah banyak, enggak habis. Eman- eman Mas.  Sebenarnya kasihan juga banyak yang kehabisan. Tapi ya gimana lagi, bertahap Mas. Nanti kalau sudah punya modal dan warungnya diperbaiki, akan tambah lagi,” ujar Rika. Wardoyo