JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Bankeu Rp 275 Juta di Ngringo Jaten Disorot. Ditengarai Tak Transparan, Jadi Bahan Kampanye Caleg dan Cakades

Ilustrasi uang
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi uang

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemkab Karanganyar kembali menuai sorotan. Kali ini salah satu calon anggota legislatif (Caleg) dari partai penguasa dan seorang calon kepala desa di Ngringo, diduga menyalahgunakan Bankeu untuk kepentingan kampanye.

Caleg yang disorot itu berinisial DK, caleg Golkar dari daerah pemilihan V yang meliputi Kecamatan Jaten, Taskmadu dan Kebakramat.

Menurut salah satu tokoh setempat, Bankeu yang diduga dijadikan ajang kampanye itu merupakan Bankeu tahun 2018 sebesar Rp 275 juta. Bankeu itu disinyalir diterimakan melalui desa namun digunakan tanpa sepengetahuan RT dan RW.

Baca Juga :  Lokasi Longsor Kemuning Ngargoyoso Dipasangi Garis Polisi. Proses Evakuasi Korban Tewas Berlangsung Dramatis

Anggaran sebesar itu digunakan untuk pembangunan gapura, pembangunan posyandu, perbaikan lapangan bola volley, pengadaan tenis meja. Namun menurutnya, proses pembangunan tersebut, tidak diketahui warga.

“Kalau memang anggaran tersebut untuk pembangunan, ya seharusnya seluruh masyarakat mengetahuinya. Mulai dari proses pengajuan, pencairan dan pelaksanaan. Jangan digunakan untuk pencitraan dan menarik simpati masyarakat,” ujar sumber tokoh berinisial S itu kepada wartawan, Selasa (19/02/2019).

Baca Juga :  Mendadak Pindah dari Penggali Tanah ke Pendorong Angkong, Triyanto Selamat dari Musibah Longsor Kemuning

Namun saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya, DK membantah tudingan tersebut. Menurutnya, melalui komunitas yang dimilikinya, mereka meminta bantuan ke bupati, dan disetujui.

Dengan catatan, anggaran tersebut harus digunakan untuk pembangunan infrastruktur. Ditambahkannya, sebagai caleg sah-sah saja, dia berupaya mencari bantuan yang akan digunaan untuk kepentingan masyarakat.

“ Saya pikir semua caleg bisa mencari bantuan kemana saja. Demikian juga yang saya lakukan. Saya mencari bantuan yang saya gunakan untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya. Wardoyo