JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Kominfo Pilih Wayang Kulit dan Pameran Foto untuk Gairahkan Partisipasi Warga dalam Pemilu

surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

SOLO-Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar sosialisasi terpadu tentang Pemilu 2019 bertempat di Monumen Pers Nasional (MPN) Solo, yang berlangsung mulai Jumat-Minggu (15-17/2/2019).

Rangkaian sosialisasi diawali dengan Pembukaan Pameran Foto Pemilu dari Masa ke Masa, Jumat (15/2/2019) dilanjutkan Diskusi tentang Pemilu pada Sabtu (16/2/2019). Malam harinya dilanjutkan sosialisasi Pemilu dengan menggunakan medium budaya yakni pentas wayang kulit dan ditutup sosialisasi dengan menyapa langsung warga di Car Free Day (CFD) di Jalan Slamet Riyadi, Solo.

Kasubdit Infomasi Hukum Direktorat Hukum dan Polkam Kominfo Heni Prastiwi didampingi Kepala Monumen Pers Nasional (MPN)  Solo Widodo Hastjaryo, mengatakan tujuan sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi dari sejumlah basis pemilih, yakni kelompok perempuan, pemula termasuk kelompok milenial serta penyandang disabilitas, dan lanjut usia.

Baca Juga :  Gibran Pilih Olahraga MMA Setiap Hari untuk Jaga Kebugaran, Ternyata Ini Alasannya

“Semua pihak menginginkan Pemilu 2019 ini berlangsung sukses. Salah satu indikatornya adalah keterlibatan masyarakat dalam agenda nasional tersebut. Maka dibutuhkan sosialisasi yang untens di masyarakat. Kami juga beregark di utnuk prgram sosialisasi ini. Terutama basis pemilih yang berasal dari kelompok perempuan, pemula, penyandang disabilitas, dan lanjut usia yang masih tergolong rendah,”ujar Heni Prastiwi yang mewakili Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken Widiastuti.

Kelompok-kelompok itu, lanjut Heni, sangat signifikan untuk mendongkrak tingkat partisipasi dalam Pemilu 2019. “Makanya kita harapkan melalui gelaran pameran foto dari Pemilu 1955 sampai 2014 , akan menggugah dan menyadarkan masyarakat menggunakan haknya sebagai pemilih aktif dalam Pemilu 2019 ini,” tambahnya.

Untuk  pertunjukan wayang kulit  digelar di Lapangan Banyu Anyar, Solo dengan dalang Ki Djatmiko, Sabtu (16/2/2019) malam. “Untuk menyukseskan Pemilu kita gunakan semua media dalam sosilisasi ini, baik melalui media, langsung menyapa warga melalui acara wayangan dan di Car Free Day,”katanya.

Baca Juga :  50 Warung Mitra Bukalapak di Solo Raya Salurkan Bantuan Sosial

Ketua PWI Surakarta, Anas Syahirul memberi apresiasi terhadap upaya Kominfo lewat Monumen Pers Nasional ini dalam perannya mensosialisasikan Pemilu 2019. “Kegiatan semacam ini bagus. Melalui pameran foto masyarakat akan tahu perjalanan Pemilu di tanah air, dan dari diskusi calon peilih bisa memahami pentingnya proses Pemilu ini untuk mendapatkan pemimpin dan wakil rakyat yang mumpuni. Sedang dengan pertunjukan wayang kulit, warga akan mendapatkan pendidikan politik tentang demokrasi secara langsung lewat pendekatan budaya,” kata Anas yang turut hadir dalam acara pembukaan.(Marwantoro)