loading...
Loading...
Ilustrasi

JAKARTA –  Pasangan capres cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin memastikan diri unggul  di wilayah Jawa Barat mengungguli lawannya, Prabowo-Sandiaga.

Hal itu diungkapkan oleh juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN)  Jokowi – Ma’ruf Amin, Ace Hasan Syadzily.

Ace mengatakan setidaknya ada empat indikasi yang menunjukkan hal tersebut.

Pertama, politikus Partai Golkar ini menyebutkan partainya yang sebelumnya mendukung Prabowo Subianto pada pemilihan presiden 2014, kini mendukung Jokowi – Ma’ruf.

“Partai Golkar yang dulu mendukung ke Prabowo, kini solid mendukung Jokowi – Kiai Ma’ruf,” kata Ace saat dihubungi Tempo, Jumat (15/2/2019).

Indikasi berikutnya, Ace mengatakan, kini Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum adalah tokoh yang didukung oleh partai politik Koalisi Indonesia Kerja pengusung Jokowi – Ma’ruf.

Ridwan Kamil didukung Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Hanura.

Baca Juga :  Tak Hadiri Undangan KPK, Jokowi Pilih ke SMK Negeri 57, Apa Sebab?

Sedangkan wakilnya, Uu dari PPP. Sebelumnya, kata Ace, orang nomor satu di Jawa Barat adalah kader partai pendukung oposisi yakni Ahmad Heryawan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Ketiga, Ace mengklaim banyak tokoh-tokoh Jawa Barat yang kini mendukung Jokowi – Ma’ruf. Ia menyebut beberapa tokoh, seperti Ginandjar Kartasasmita, Agum Gumelar, Deddy Mizwar, dan Solihin Gautama Purwanegara alias Mang Ihin.

Keempat, Ace menilai sosok Ma’ruf Amin juga berpengaruh menaikan elektabilitas kubu Jokowi. Ia beralasan, Ma’ruf merupakan ulama besar yang berasal dari tatar Sunda. Karena itu, sosok Ma’ruf mudah diterima oleh kalangan santri di Jawa Barat.

“Figur Kiai Ma’ruf akan lebih bisa diterima di kalangan masyarakat santri di Jawa Barat,” tutur anggota Komisi VIII DPR ini.

Keempat hal itu merupakan indikasi kemenangan paslon 01 di Jawa Barat. Menurut Ace, timnya sudah belajar dari kekalahan pada pilpres 2014.

Baca Juga :  Ini Tips Menghadapi Debt Collector dengan Santun Saat dari Polri

Ketika itu, Jokowi – Jusuf Kalla kalah karena hanya mendapatkan 40,22 persen, sementara Prabowo – Hatta Rajasa meraup suara 59,78 persen.

Saat ini, Ace menambahkan, Jokowi – Ma’ruf secara perlahan sudah merangkak naik mengungguli elektabilias Prabowo – Sandiaga Uno di Jawa Barat.

Menurut dia, klaim tersebut didasarkan pada survei Indopolling pada 21-27 Januari lalu yang berfokus dengan lokus Jawa Barat. Hasilnya Jokowi – Ma’ruf unggul dengan perolehan angka 41,7 persen, sedangkan Prabowo – Sandiaga 37,9 persen. #tempo.co

Loading...