loading...
Loading...

KLATEN, Joglosemarnews.com– Bersama empat orang lainnya, seorang bidang berinisial AJ yang tinggal di Klaten, Jawa Tengah harus berurusan dengan polisi. Pasalnya, ia disangka terlibat dalam kasus aborsi.

Sebelum praktinya tersebar luas, kasus tersebut berhasil diungkap  oleh Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten di wilayah Kecamatan Ceper, Klaten.

Kaporles Klaten AKBP Aries Andhi didampingi Kasat Reskrim AKP Didik Sulaiman Rabu (6/3/2019) mengemukakan, tersangka AJ megaku baru melakukan praktik abrosi sebanyak tiga kali. Tarif yang dipasang sekali tindakan pun tidak besar-besar amat, hanya sebesar Rp 1 juta hingga Rp 2 juta.

Baca Juga :  Perhitungan Suara Pilkades Klaten Dijaga Ketat Personel Brimob Polda Jateng. Calon Kades Diminta Sportif 

Kendati mengaku baru tiga kali melakukan tindakan, tersangka sudah praktik sejak tahun 2016. Selain itu juga menerima order dari luar daerah. Sehubungan hal itu, kini polisi masih terus melakukan pengembangan dari kasus tersebut.

Baca Juga :  Cegah Konflik Pasca Pilkades, Brimob Polda Perketat Pengamanan di Klaten 

“Dalam kasus ini kami menetapkan lima tersangka, salah satunya adalah bidan yang berstatus pegawai negeri sipil berinisial AJ,” kata Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, tersangka bidan terebut melayani pasien berasal dari luar daerah, yang ingin aborsi. Untuk menjalankan aksinya, tersankga AJ memiliki seorang penghubung berinisial APP yang kini juga ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga :  Cegah Konflik Pasca Pilkades, Brimob Polda Perketat Pengamanan di Klaten 

www.teras.id/KRJogja


Loading...