JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Jumlah Penderita TBC di Wonogiri Capai 1100 Orang. Penanganan Pengobatannya Terbaik se-Jateng

Bupati Joko Sutopo berbincang dengan salah satu pasien RSUD SMS Wonogiri
Bupati Joko Sutopo berbincang dengan salah satu pasien RSUD SMS Wonogiri

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM -Angka penderita tuberculosis (TBC) di Kabupaten Wonogiri tergolong sedang di wilayah Jateng. Saat ini tercatat total ada 1100 penderita di kabupaten ujung tenggara Jateng tersebut.

Namun demikian penanganan pengobatan TBC Wonogiri menjadi yang terbaik diantara 35 kabupaten/kota di Jateng.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Wonogiri, angka 1100 penderita itu berada di urutan tengah di Jateng.

Baca Juga :  Balap Lari di Wonogiri Ternyata Tanpa Hadiah Maupun Taruhan, Diselenggarakan Ketika Lalu lintas Sepi dan Hanya Mengejar Sehat

“Untuk tingkat penanganan pengobatan menjadi yang teratas di Jateng. Sebab dari target 90 persen penanganan pasien, kami bisa memenuhi 92,7 persen,” ungkap Kepala Dinkes Wonogiri, Adhi Dharma, Selasa (26/3/2019).

Sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap penderita TB atau TBC ini mereka mendapat pengobatan gratis. Penderita sama sekali tidak dipungut biaya untuk berobat. Yang penting bersedia diobati hingga sembuh, kendati memerlukan waktu dan kesabaran. Dana pengadaan obat berasal dari pemerintah pusat.

Baca Juga :  Update COVID-19 Wonogiri, Masuk Zona Kuning 193 Pasien Sembuh Belasan Lainnya Masih Dirawat di Rumah Sakit

“Biaya pengobatan pasien hingga sembuh tergantung kondisi pasien masing-masing. Ini semua gratis, jadi sangat sayang kalau tidak dimanfaatkan,” kata dia.

Kasus TB/TBC di Wonogiri, ujar dia, ditekan agar tidak terus berkembang. Jajaran DKK dan Kepala Puskesmas setiap kecamatan gencar mengkampanyekan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) sebagaimana instruksi Presiden Jokowi. Aris Arianto