JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Innalillahi, Pasien Obesitas Ekstrem di Luar Dugaan Meninggal Sehari Setelah Pulang dari RS0

Ilustrasi/tempo.co
Ilustrasi/tempo.co

KARAWANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Meskipun sudah menjalani operasi pengecilan lambung,
Namun Sunarti, penderita obesitas ekstrem asal Karawang akhirnya menghembuskan nafas terakhir, Sabtu (2/3/2019) dini hari.

Sebelum itu,  perempuan berusia 39 tahun ini baru keluar dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Hingga kini, penyebab kematian Sunarti belum diketahui.

Sehari sebelum meninggal, Sunarti dikabarkan keluar dari RSHS. Ia tiba di rumahnya pada Jumat (1/3/2019).Tak ada yang menyangka jika Sunarti meninggal  satu malam setelah ia tiba.

“Tidak ada yang menyangka. Keluarganya masih syok,” kata Asip Suhenda, Kepala Seksi Kesos Kecamatan Klari kepada wartawan di rumah duka Perumahan Terangsari Blok E9 nomor 25, Kecamatan Klari, Karawang Timur, Sabtu (2/3/2019).

Baca Juga :  Cerita Warga Sekitar soal Klinik Aborsi Ilegal yang Digerebek Polisi: Lihat Perubahan Janggal, Dokter yang Bertugas Ganti Beberapa Kali

Asip menuturkan, Sunarti dipulangkan lantaran kuota kartu BPJS miliknya sudah habis. Alhasil ia dipulangkan sementara untuk diajukan berobat jalan.

“Dari RS Hasan Sadikin bilang, berhubung BPJS sifatnya terbatas, jadi (Sunarti) dipulangkan dulu. Nanti diajukan berobat jalan,” kata Asip.

Meski begitu, kata Asip, dokter di RSHS menyatakan kondisi kesehatan Sunarti telah mengalami perkembangan. Alhasil, pihaknya tak ragu membawa Sunarti pulang.

Baca Juga :  Segera Daftar, Program Kartu Prakerja Gelombang 10 Resmi Dibuka. Ingat Ini Gelombang Terakhir, Waktu Pendaftaran Cuma 3 Hari

“Dokter bilang keadaan Sunarti mengalami perkembangan selama menjalani perawatan intensif setelah operasi,” kata Asip.

Sunarti meninggal di rumahnya setelah dirawat sebulan penuh di RS Hasan Sadikin Bandung. Di rumah sakit itu, Sunarti sempat menjalani operasi bariatrik atau memperkecil ukuran lambung, Senin (18/3/2019).

Selain obesitas, perempuan dengan berat hampir 150 kilogram itu mengalami sesak nafas dan kesulitan berjalan. Saat ini, jenazah Sunarti akan dimakamkan di samping kuburan ibunya. Lokasinya di Kampung Anjun, Kelurahan Karawang Kulon, Kecamatan Karawang Barat.

“Ini permintaan keluarganya,” kata Asip.

www.tempo.co