loading...
Genangan air di jalur B KM 603+800 hingga KM 604+200 Tol Caruban-Madiun. surya.co.id/rahadian bagus priambodo

JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebuah video aksi heroik yang dilakukan seorang pengendara mobil yang tiba-tiba menghentikan mobilnya di pinggir jalan tol Madiun demi menyelamatkan korban banjir viral di media sosial.

Video itu pertama kali diunggah di akun Nanda Sapto Wati, Kamis (7/3/2019).

Dalam video berdurasi cukup panjang itu, penumpang dalam mobil tengah melintang di ruas tol. Tiba-tiba mereka dikejutkan dengan sejumlah warga yang berteriak dari pinggir ruas jalan tol.

“Tolong mas, tolong,” teriak seorang pria yang berada di genangan banjir.

Wanita perekam video yang berada di dalam mobil itu lantas meminta seluruh anggota keluarganya untuk turun dari mobil dan membantu para korban.

“Ya Allah kae bayek yah, cepet meduno (Ya Allah itu bayi yah, cepet turun),” ujar wanita tersebut.

“Tyo kamu bisa berenang kan? Turun cepat bantuin,” imbuhnya.

Mobil kemudian menempi di pinggir jalan tol dan segera turun untuk menolong para korban banjir Madiun.

Dalam video itu, tampak keluarga wanita itu langsung sigap untuk menggendong korban yang masih berusia balita.

Selain keluarga wanita itu, ada pula sejumlah mobil lain yang kemudian ikut berhenti dan menolong para korban banjir.

Baca Juga :  Pemerintah Belum Pustuskan Peraturan, Gelombang Mudik ke Jateng dan DIY Datang Lebih Awal

Misalnya, dua pengendara tampak berenang menolong para korban dan membawanya ke tepi jalan tol.

Dari video yang beredar, genangan banjir itu cukup tinggi sekitar leher orang dewasa.

Namun, proses evakuasi tidak berjalan mulus lantaran kemunculan ular yang mengelantung di pohon tepat di lokasi seorang wanita berpegangan.

“Ulo.. uloo (ular.. ular,red),” ujarnya berteriak.

“Gusah gusah (usir-usir, red),” jawab seorang pengendara yang berusaha menolongnya.

“Yah ibuk e sek mesake ono ulo (yah ibunya dulu kasihan ada ular),” teriak wanita yang merekam kejadian tersebut.

Setelah para korban berhasil dievakuasi, para korban diberi pakaian yang dibawa pengendara.

Salah seorang balita tampak dibalut dengan jaket milik salah seorang pengendara karena anak tersebut menangis kedinginan dan ketakutan.

“Eh iki dingin dikemuli, sek anduk e enek di belakang (eh ini dingin diselimuti, bentar ada anduk di belakang),” ujar sang perekam.

Dua bocah tampak diselimuti dengan anduk dan jaket, sementara korban dewasa diberikan pakaian milik keluarga perekam.

Wanita yang turut menjadi korban banjir tersebut juga diberi baju daster milik perekam video.

Baca Juga :  Ogah Lockdown, Bupati Tangerang: Siapa Yang Akan Kasih Makan?

“Mamah ada daster di samping tas, itu buat ganti ibunya,” ujar perekam kepada anaknya untuk memberi ganti kepada korban.

Korban banjir yang terdiri dari ayah, ibu dan dua anak itu pun berhasil diselamatkan.

Keluarga lain yang turut berhenti dan menolong, melanjutkan perjalanan.

“Sampai sini aja? gapapa ini?,” ujar pengendara lain yang turut menolong.

“Gapapa buk, makasih banget,” ujar si perekam.

Mereka kemudian diantar ke polsek oleh keluarga si perekam.

“Dianter ke polsek atau gimana,” ujar si perekam.

Hingga berita ini diturunkan, video tersebut telah mendapat lebih dari 2000 komentar dan telah dibagikan lebih dari 1000 kali. Simak video di atas.

www.tribunnews.com