loading...
Ilustrasi Pemilu

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Pemilu 2019 agaknya bakal menjadi mimpi buruk bagi dua parpol, PPP dan Hanura di Karanganyar. Pasalnya mereka berpotensi besar tenggelam dan gagal mempertahankan kursi yang diraih di Pileg 2014 silam.

Dua partai ini, kalah bersaing dengan partai lain dan harus kehilangan kursi di legislatif. Pada pileg tahun 2014 lalu, PPP memiliki satu kursi, sedangkan Partai Hanura menempatan dua wakilnya di DPRD Karanganyar.

Dihubungi melalui telepon selularnya, penasehat Partai Hanura Karanganyar, Muljono, mengatakan tidak hanya di Karanganyar, sejumlah daerah di Soloraya juga terancam tidakmemiliki satu wakilpun di DPRD kabupaten/kota.

Kehilangan dua kursi ini, diakuinya setelah pihaknya melakukan penghitungan suara internal.

“Betul mas, Partai Hanura di Karanganyar, gagal meraih kursi dalam pileg tahun 2019 ini. Semua hilang. Berdasarkan catatan saya, tidak hanya Karanganyar, daerah lain seperti Sragen, Klaten dan Surakarta, juga gagal menempatkan kadernya di DPRD,” kata Muljono, melalui telepon selularnya, Minggu (28/04/2019).

Baca Juga :  Karanganyar Terbebas dari Kasus Positif Covid-19, Namun PDP Masih Ada Satu Tambahan Baru Hari Ini. Total Ada 18 PDP dan 26 ODP, 13 Meninggal Dunia

Menurut Muljono, salah satu faktor penyebab gagalnya Partai Hanura meraih kursi, lebih disebabkan tidak solidnya para kader dalam menghadapi pemilihan umum, baik pileg maupun pilpres tahun 2019.

“Salah satunya karena seluruh kader tidak solid. Sebenarnya sudah kita berikan arahan dan pembinaan. Kita juga telah melakukan penataan organisasi hingga ke tingkat desa, namun tetap saja tidak solid. Kita juga telah melaporkan ke Jawa Tengah dan pusat untuk bahan evaluasi,” ujarnya.

Pada pileg tahun 2014 lalu, Partai Hanura, memiliki dua wakil di DPRD Karanganyar. Mereka yakni Muljono, yang berasal dari daerah pemilihan II (dapil II) yang meliputi, Kecamatan Karangpandan, Tawangmangu, Ngargoyoso, Kerjo dan Jenawi, serta Putut Hartanto, yang berasal dari Dapil I yang meliputi Kecamatan Karanganyar kota, Matesih dan Mojogedang.

Baca Juga :  Tak Main-Main, Lewat Karanganyar Tanpa Surat Keterangan Sehat, Bakal Diputar Balik. Kasat Sebut Banyak Pengendara Tak Pernah Jujur Kalau Mau ke Jakarta dengan Alasan Macam-Macam! 

Hal yang sama juga dialami partai berlambang Ka’bah, PPP. Dalam pileg tahun 2014 silam,  PPP Karanganyar menempatkan satu wakilnya di DPRD Karanganyar.

Namun dalam pileg 2019 ini, PPP terancam tidak mendapatkan kursi. Pasalnya, perolehan suara partai ini, masih belum signifikan untuk meraih kursi karena kalah bersaing dengan partai lain.

Anggota DPRD Karanganyar dari PPP, Sunarsih, saat dihubungi melalui telepon selularnya, belum bisa memberikan keterangan. Menurutnya, saat ini, proses masih terus berlangsung.

“ Saya belum bisa memberikan keterangan. Lihat saja nanti di KPU saat proses rekapitulasi akhir. Apapun hasilnya, saya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Tunggu KPU saja,” kata dia singkat. Wardoyo