loading...
Loading...

PALEMBANG, Joglosemarnews.com – Sudah anaknya sakit demam, Faizal Umum (27) justru  dihajar warga. Untung saja, ia diselamatkan oleh petugas Polsek Seberang Ulu I.

Karena butuh uang untuk mengobatkan anaknya ke dokter, warga Jalan Fiqih Usman Lorong Jaya Laksana Kelurahan 3-4 Ulu itu menjambret.

Peristiwa itu terjadi Selasa (9/4/2019) pagi sekitar pukul 07.30 WIB. Ia mengaku tidak punya uang, padahal harus mengobatkan anaknya ke dokter.

Saat itu, korban, Olga Riezelda (22)  tengah melintas di Jalan Pangeran Ratu, Kelurahan 8 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I.

“Saya pusing anak saya demam, pinjam uang sama mertua untuk berobat kurang, narik becak cukup untuk makan saja, terpaksa saya jambret tas korban. Berharap ada uang dan handphone,” Jelasnya.

Baca Juga :  Jadi Polemik, Masuk Jajaran Direksi BUMN, PDIP Tuntut Ahok Mundur dari Partai

Dikatakannya saat itu, ia baru saja pulang dari rumah mertuanya yang berlokasi di Kawasan Jakabaring untuk meminjam uang.

“Saya baru saja dari rumah mertua di Jakabaring untuk pinjam uang Rp 50 ribu. Saat perjalanan pulang ke rumah melihat korban berboncengan,” katanya.

Meski awalnya tak ada niat untuk melakukan aksi kriminal, namun lantaran ingin melihat anaknya sembuh. Firman terpaksa nekat melakukan hal tersebut.

“Jadi saya pepet sepeda motornya pas lah dan tarik tas dia. Saat posisi tasnya ada di depan, sedang dipangku,” katanya.

Faizal menceritakan, saat itu ia dan korban sempat saling tarik sebelum akhirnya dia kepung oleh warga.

Baca Juga :  Buya Syafii Maarif Setuju Ahok Pimpin BUMN

“Kami sempat tarik-tarikan tas dan tas berhasil berpindah ke tangan saya. Sayangnya, dia langsung mengejar dan meneriaki saya hingga warga mengepung dan saya langaung di amankan” ungkapnya.

Sementara Kapolsek Seberang Ulu I Palembang, AKP Mayestika mellui Kanit Reskrim, Iptu Yundri membenarkan adanya serahan tersangka.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa tas korban warna hitam dan satu sepeda motor merek Suzuki Smash nopol BE 4335 WF milik tersangka yang digunakan saat beraksi.

“Benar pelaku saat ini sudah kita amankan, untuk sekarang masih dalam pemeriksaan penyidik. Kami juga masih mencari informasi apakah pelaku ini merupakan spesialis atau bukan,” jelas Iptu Yundri.

www.tribunnews.com

Loading...