loading...
Loading...
Ilustrasi

JAKARTA, Joglosemarnews.com –  Selesainya Pilpres, Rabu (17/4/2019) kemarin, ternyata diikuti dengan melemahnya saham PT Saratoga milik capres Sandiaga Uno.

Pada pembukaan, saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk.milik Sandiaga terpantau masih 3.830.

Namun, pada pukul 09.19, saham perusahaan berkode SRTG itu melemah menjadi 3.450. Harga saham tertinggi pada pagi itasi yaitu 3.840, sedangkan terendah menyentuh 3.400.

PT Saratoga Investama Sedaya Tbk., milik Sandiaga Uno ini juga mencatatkan rugi bersih Rp 6,2 triliun pada 2018.

Penyebabnya, harga saham portofolio investasinya tengah turun, apa saja portofolio investasi emiten berkode SRTG tersebut?

Saratoga tercatat memiliki portofolio investasi dengan kepemilikan di atas 5 persen pada 9 perusahaan terbuka. Perusahaan terbuka itu tidak hanya di Indonesia, tetapi ada juga di Singapura dan Australia.

Baca Juga :  Heboh, Permukaan Makam Muncul Sendiri dari Permukaan Tanah, Murid Sunan Gunung Djati

Nilai wajar portofolio terbesar Saratoga pada 2018 adalah PT Adaro Energy Tbk. Perseroan mencatat nilai wajar investasi di emiten berkode ADRO itu senilai Rp 5,92 triliun.

Nilai itu turun sebesar 34,45 persen. Penyebab penurunannya adalah anjloknya harga saham ADRO sepanjang 2018 sebesar 34,67 persen.

Lalu, portofolio terbesar kedua ada di PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. senilai Rp5,34 triliun. Nilai wajar investasi Saratoga di sana turun 43,57 persen akibat anjloknya harga saham emiten berkode TBIG itu sebesar 43,96 persen.

Investasi terbesar ketiga perseroan adalah PT Merdeka Copper Gold Tbk senilai Rp 3,02 triliun. Nilai itu naik 87,07 persen seiring dengan lonjakan harga saham emiten berkode MDKA itu sebesar 70,56 persen dan penambahan kepemilikan dari 18,94 persen menjadi 20,76 persen.

Baca Juga :  Ini Jadwal Lengkap SNMPTN, SBMPTN dan UTBK yang Telah Resmi Dirilis

Investasi terbesar ketiga perseroan adalah PT Merdeka Copper Gold Tbk senilai Rp 3,02 triliun. Nilai itu naik 87,07 persen seiring dengan lonjakan harga saham emiten berkode MDKA itu sebesar 70,56 persen dan penambahan kepemilikan dari 18,94 persen menjadi 20,76 persen.

Portofolio keempat terbesar Saratoga adalah PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk. dengan nilai wajar senilai Rp1,96 triliun. Nilai investasi wajar itu turun 6,7 persen selaras dengan penurunan harga saham emiten berkode MPMX sebesar 6,7 persen sepanjang 2018. Portofolio investasi kelima terbesar Saratoga adalah PT Provident Agro Tbk.

www.tempo.co

Loading...